.
» » Warga Mulia Mulai Kekurangan Pangan

Warga Mulia Mulai Kekurangan Pangan

Penulis By on Wednesday, 25 April 2012 | No comments

Jayapura: Masyarakat Kota Mulia, Ibu Kota Kabupaten Puncak Jaya, Jayapura, Rabu (25/4), mulai kekurangan makanan. Ini terjadi karena belum ada perusahaan penerbangan yang mau melayani rute ke Mulia. Wakil Ketua DPRP Papua Yunus Wonda di Jayapura menyayangkan sikap operator penerbangan itu.

Ini merupakan buntut penembakan pesawat Twin Otter milik Trigana pada 8 April lalu. Penembakan itu menewaskan satu orang penumpang dan melukai beberapa penumpang dan kru pesawat, termasuk pilot Beby Astek. "Saya pertanyakan kenapa hingga saat ini belum ada operator penerbangan yang kembali melayani rute ke Mulia," kata Yunus Wonda.

Pemerintah Kabupaten dan Polres Puncak Jaya sudah mengeluarkan jaminan keamanan. Menurut Wonda, apapun dalih atau alasannya yang menyatakan penembakan itu bagian dari perjuangan adalah tidak benar karena yang menjadi korban adalah warga sipil.

Perusahaan penerbangan tidak seharusnya berlama-lama menghentikan pelayanan. Itu sebagai wujud mereka tidak semata-mata mengeruk keuntungan, tetapi juga mengemban misi pelayanan masyarakat. "Saat ini kepedulian perusahaan penerbangan diuji, apakah mereka semata-mata mencari untuk atau tidak," kata Yunus Wonda.

Seorang warga Mulia bernama Maria mengakui kesulitan membeli berbagai jenis bahan makanan. "Kami kesulitan membeli berbagai jenis bahan makanan, karena persediaan terbatas. Kalaupun ada harganya melambung tinggi," kata Maria. Ayam beku saat ini Rp90 ribu per ekor. Harga bensin Rp50 ribu per liter. Itu pun pembelian dibatasi hanya dua liter. Akibatnya, aktivitas warga terganggu. (ant/DOR)

 Metrotvnews.com
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya