Showing posts with label Business. Show all posts
Showing posts with label Business. Show all posts

Bank Papua Resmikan Gerai ATM Pertama

JAYAPURA– PT Bank Pembangunan Daerah Papua (Bank Papua) meresmikan Galeri ATM pertamanya yang diharapkan mampu menjadi titik awal transformasi dari perusahaan milik daerah tersebut.

“Mudah-mudahan ini salah satu cara untuk bertransformasi. Kita juga akan buat digital banking untuk mendukung transaksi nasabah. Itu sedang kita siapkan sambil menunggu izin dari OJK,” ujar Direktur Utama Bank Papua, F. Zendarto, di sela-sela peresmian galeri ATM tersebut, di Jayapura, Kamis.

Ia menjelaskan tujuan utama dari pembangunan galeri ATM tersebut adalah untuk merubah wajah perusahaan untuk lebih terbuka dan menarik bagi masyarakat.

“Ini salah satu cara untuk memudahkan nasabah. Di sini ada lima mesin anjungan tunai dan satu mesin setoran tunai,” kata dia.

Zendarto memandang keberadaan galeri ATM Bank Papua perlu diperbanyak di daerah lain, namun pihaknya masih harus mengevaluasi keberadaan layanan tersebut.

“Kita akan coba di daerah lain. Ini baru mulai, kita akan lengkapi yang kurang-kurang karena ini akan jadi model bagi perusahaan,” kata dia.

Menurut dia, Bank Papua akan terus mengembangkan layanannya, dan yang tidak bisa ditinggalkan adalah layanan dengan dasar dunia digital

“Nanti juga ada `tap cash` dengan menggunakan ponsel yang sudah ada `QR`,” ujar Zendarto.
(dwisan/ttcom (TAJUKTIMUR.COM




Perusahaan Asal Perancis Kucurkan US$ 240 Juta untuk Papua

Bryse Gaboury (EVI), Didier Holleaux (ENGIE) bersama dengan tim ENGIE setelah proses penandatanganan kesepakatan kerjasama.
Engie, perusahaan energi, baru saja menandatangani perjanjian kemitraan usaha dengan Electric Vine Industri (EVI) (4/6/2017). EVI merupakan pengembang jaringan mikro swasta yang memiliki komitmen dalam penyediaan energi berkelanjutan di Asia Tenggara.

Kolaborasi ini bertujuan untuk membangun, mengembangkan, dan mengelola jaringan mikro fotovoltaik untuk 2,5 juta penduduk di seluruh provinsi Papua dengan menyediakan listrik terbarukan bagi 3 ribu desa selama periode 20 tahun. Total investasi yang dikucurkan untuk pembangunan proyek ini mencapai  US$ 240 juta selama 5 tahun ke depan.

Didier Holleaux, Wakil Presiden Eksekutif Engie Group, menegaskan pihaknya ingin menjadi pelopor dalam industri energi terbarukan dengan melakukan inovasi bersama untuk merancang dan mengembangkan model energi terbarukan. Hal ini dilakukan guna meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, serta mendukung peluang pertumbuhan bisnis dan komunitas sekitar.”Proyek ini sangat sesuai dengan visi Group Engie,” tegas Didier.

Proyek ini merupakan salah satu upaya perusahaan untuk membantu pemerintah dalam memenuhi 100% elekrtifitas di seluruh Indonesia pada tahun 2020. Perlu diketahui, saat ini Papua memiliki rasio elektrifitas terendah bila dibandingkan dengan provinsi lain di Indonesia.

Di lain pihak, Co Founder dan CEO Electric Vine Industri, Bryse Gaboury menjelaskan kemitraan ini merupakan langkah besar untuk perusahaanya dalam menyediakan listrik di daerah-daerah terpencil di Indonesia. “Kami sangat antusias dengan dukungan yang diberikan Angie untuk mewujudkan proyek ini.”
Sebagai tambahan, Saat ini, EVI telah berhasil menyediakan listrik untuk 250 orang masyarakat Papua selama 24 jam per hari selama 7 hari dalam seminggu. ini merupakan peningkatan yang signifikan, jika dibandingkan dengan periode sebelumnya yang hanya mampu menyediakan listrik selama 3 jam per malam.

Pewarta : Anastasia Anggor Editor : Eva Martha Rahayu - SWA.co.id
 
Copyright © 2013. RASUDO FM DOGIYAI - All Rights Reserved

Distributed By Free Blogger Templates | Lyrics | Songs.pk | Download Ringtones | HD Wallpapers For Mobile

Proudly powered by Blogger