Showing posts with label Sehat. Show all posts
Showing posts with label Sehat. Show all posts

Kejati Telusuri Penyalahgunaan Dana Program Kartu Papua Sehat


Kartu Papua Sehat (KPS) (tabloidjubi.com)

JAYAPURA - Kejaksaan Tinggi Papua menelusuri laporan warga terkait dugaan penyalahgunaan dana program Kartu Papua Sehat (KPS) dari tahun 2013 hinga 2014. Program tersebut merupakan kebijakan dari Dinas Kesehatan Provinsi Papua.


Hal ini disampaikan Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Fachruddin Siregar ketika dikonfirmasi terkait temuan dugaan penyalahgunaan dana KPS di Jayapura, Kamis (31/8/2016).

Fachruddin mengungkapkan, pihaknya mendapatkan laporan dari sejumlah warga secara tertulis terkait penyalahgunaan dana KPS sejak sebulan yang lalu.

“Dalam laporan warga, ada penyalahgunaan dana KPS pada tahun anggaran 2013 senilai Rp 15 miliar dan tahun 2014 sebesar Rp 14 miliar,” ungkap Fachruddin.

Ia pun menuturkan, sejumlah warga dalam laporannya menyatakan ada dugaan pembayaran premi KPS kepada pasien tertentu tak sesuai dengan peruntukannya.

“KPS merupakan program yang alokasi dananya bersumber dari dana otonomi khusus. Tentunya penggunaan dana tersebut harus sesuai dengan peraturan yang berlaku,” tutur Fachruddin.

Ia pun menambahkan, penyidik Kejaksaan Tinggi Papua belum memeriksa pihak-pihak yang terkait dengan pengelolaan dana KPS hingga kini.

“Saat ini kami masih fokus untuk mengumpulkan data-data yang sesuai dengan laporan warga. Karena itu, kami merasa belum saatnya untuk memeriksa saksi-saksi yang mengurus pengelolaan dana KPS,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Aloysius Giai ketika dikonfirmasi menyatakan, pihaknya belum menemukan adanya penyalahgunaan KPS selama beberapa tahun terakhir.

“Selama ini kami tak menemukan adanya penyalahgunaan dalam laporan pertanggungjawaban dana KPS. Selain itu, dana KPS tersalurkan dengan baik ke seluruh rumah sakit pemerintah di Papua dan empat rumah sakit swasta,” kata Aloysius.

Ia pun menuturkan, alokasi anggaran untuk KPS tahun 2016 sebesar Rp 300 miliar.

“Dana ini untuk pelayanan warga Papua yang tak mampu di rumah sakit setempat dan biaya untuk sejumlah maskapai penerbangan apabila ada warga yang harus dirujuk ke rumah sakit di luar Papua. Terakhir, biaya pelayanan rumah sakit di luar Papua seperti Makassar dan Jakarta,” papar Aloysius.

Dinkes Mimika Distribusikan Kartu Papua Sehat

Kartu Papua Sehat (tabloidjubi.com)
TIMIKA - Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika mendistribusikan Kartu Papua Sehat (KPS) kepada warga di setiap distrik, kelurahan, dan kampung.

Sekretaris Dinkes Mimika Reynold Ubra di Timika, Rabu (31/8/2016), mengatakan Mimika menerima alokasi 183.260 KPS dari Dinkes Provinsi Papua.

Hingga memasuki akhir Agustus 2016, KPS yang telah didistribusikan 26.714 kartu kepada 44 kelurahan dan kampung pada delapan dari 18 distrik di Mimika.

"Terakhir kami lakukan pembagian KPS di delapan kampung di Distrik Agimuga yaitu pada 18-19 Agustus dengan jumlah 849 kartu. Kami menugaskan petugas puskesmas dan pustu di wilayah Agimuga untuk melanjutkan pendataan dan pembagian KPS ke masyarakat yang belum menerima," kata Reynold.

Ia mengatakan penyaluran KPS merupakan komitmen Pemprov Papua dalam upaya mengoptimalkan layanan kesehatan kepada masyarakat asli Papua.

"Pada prinsipnya, KPS mendukung kartu jaminan kesehatan lainnya seperti Kartu BPJS Kesehatan dan Kartu Mimika Sehat (KMS)," kata Reynold.

"Terakhir kami lakukan pembagian KPS di delapan kampung di Distrik Agimuga yaitu pada 18-19 Agustus dengan jumlah 849 kartu. Kami menugaskan petugas puskesmas dan pustu di wilayah Agimuga untuk melanjutkan pendataan dan pembagian KPS ke masyarakat yang belum menerima," kata Reynold.

Ia mengatakan penyaluran KPS merupakan komitmen Pemprov Papua dalam upaya mengoptimalkan layanan kesehatan kepada masyarakat asli Papua.

"Pada prinsipnya, KPS mendukung kartu jaminan kesehatan lainnya seperti Kartu BPJS Kesehatan dan Kartu Mimika Sehat (KMS)," kata Reynold.

KPS tersebut, katanya, menanggung penuh biaya rujukan pasien dari puskesmas pedalaman ke fasilitas kesehatan di Kota Timika, bahkan rujukan ke rumah sakit berfasilitas lengkap di luar Papua.
"Bagi orang asli Papua yang sulit memiliki keturunan, KPS juga siap menanggung biaya untuk program bayi tabung," kata Reynold.

Dengan adanya tiga kartu jaminan kesehatan masyarakat di Mimika, yaitu BPJS Kesehatan, KPS, dan KMS, katanya, seharusnya masyarakat setempat semakin terlindungi dalam hal pelayanan di bidang kesehatan.

Apalagi melalui sistem kapitasi, puskesmas telah dibayar di muka.
"Jadi, tidak ada alasan petugas kesehatan tidak melayani masyarakat atau membiarkan fasilitas kesehatan kosong tanpa petugas," kata Reynold.

Hingga kini, KPS belum menggunakan sistem kapitasi karena belum terintegrasi dalam Jaminan Kesehatan Nasional. Meski demikian, puskesmas tetap mendapatkan bantuan operasional kesehatan dari dana Otsus yang diserahkan per tahun.

Pemerintah menargetkan seluruh kartu jaminan kesehatan akan terintegrasi pada 2019 dan dikelola oleh BPJS Kesehatan.

Pada tahun itu juga, ditargetkan seluruh masyarakat Indonesia memilki jaminan kesehatan.

NETRALNEWS.COM


Fakta Payudara

1. Berat rata-rata payudara yakni 500 gram, dan mengandung sekitar 4-5 persen total lemak tubuh.

2. Sama seperti penis pada lelaki, payudara juga membengkak ketika terangsang.

3. Ketika ereksi, puting susu perempuan bisa mencapai panjang sekitar 1 cm.

4. Ukuran rata-rata payudara di Amerika Serikat (AS) saat ini adalah 36C. Sementara itu, 15 tahun yang lampau ukuran rata-ratanya adalah 34B.

5. Payudara berukuran besar tidak menarik bagi manusia abad pertengahan. Pada masa itu, payudara berukuran kecil dan berjarak lebar dianggap lebih sempurna.

6. Pada 2008, terdapat 307.230 operasi pembesaran payudara di AS. Prosedur tersebut menduduki peringkat pertama setelah operasi hidung (279.000) dan sedot lemak (245.000).

7. Biaya yang dibutuhkan untuk operasi tersebut rata-rata sekitar US$3.700, dan itu baru untuk implan awal. Perempuan biasanya perlu melakukan operasi tambahan untuk memperbaiki keretakan, gelombang, dan kerutan pada payudara.

8. Barangkali itu sebabnya sebanyak 20.967 perempuan memilih mengeluarkan implannya pada 2008. Lucunya, sebanyak 17.902 operasi pengangkatan jaringan payudara dilakukan oleh laki-laki.

9. Hingga saat ini, para dokter bedah telah mencoba berbagai jenis implan yang akhirnya membawa bencana, mulai dari gading, bola kaca, karet, tulang rawan lembu jantan, poliester, serta injeksi silikon. Metode terakhir merupakan metode operasi yang populer di tahun 1960-an, dan menjadi penyebab sejumlah komplikasi kesehatan seperti granuloma dan kerusakan rupa.

10. Sheyla Hershey dinobatkan sebagai pemilik impan payudara terbesar, dengan volume implan 10.000 cc.

11. Bra sebagai pakaian dalam perempuan telah diciptakan sejak abad ke-7 SM. Akan tetapi, produksi besar-besaran baru dimulai pada 1930-an. Saat ini, industri bra mengeruk pendapataan sebesar US$16 miliar per tahun.

12. Di beberapa tempat di dunia, perempuan yang enggan mengenakan bra dilegalkan tampil topless di Hawaii, Texas, Ohio, Maine, dan New York. Akan tetapi, mereka masih bisa terjerat hukum ketentraman publik. Sementara itu, perempuan yang tertangkap tampil topless di sepanjang pantai Dubai dijebloskan ke penjara selama enam bulan.

13. Dibandingkan dengan susu sapi, payudara perempuan menghasilkan susu yang terasa lebih manis, lebih banyak vitamin E, zat besi, asam lemak esensial, serta lebih sedikit sodium.

14. Sebanyak 5 persen bayi yang baru lahir mengeluarkan susu pada dua bulan pertama setelah dilahirkan. Fenomena ini disebut sebagai ''witch's milk'' dan dialami oleh kedua jender.

15. Hindari merokok jika tidak ingin payudara Anda kendur. Zat-zat kimia yang terkandung di dalam rokok merusak elastin kulit sehingga membuat payudara 'turun'. (FB)

 
Copyright © 2013. RASUDO FM DOGIYAI - All Rights Reserved

Distributed By Free Blogger Templates | Lyrics | Songs.pk | Download Ringtones | HD Wallpapers For Mobile

Proudly powered by Blogger