Oleh : Elias Bidaugi Pigome | 11-Mar-2012, 16:36:28 WIB
KabarIndonesia
- Deiyai, Kami sebagai Mahasiswa Mee yang terhimpun pada Ikatan Pelajar
dan Mahasiswa Deiyai (IPMADE) Sulawesi Utara adakan doa syukuran
Pemondokan bantuan dari Pemda Deiyai. Acara syukuran berlangsung pada
tanggal pada 3 maret 2012 pekan lalu; kata Aleks Pigai sebagai Ketua Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Deiyai di Manado.
Kata Ketua Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Deiyai Sulawesi Utara, merasa bangga mendapatkan bantuan dana pemondokan ini. Mesktinya tahun 2011 tetapi karena banyak kesibukan bagi Pemda Deiyai hingga serahkan awal tahun 2012 ini. Itupun hasil pergumulan doa dari mahasiswa Mee sehingga sudah terjawab dari Tuhan Yesus melalui Pemda Deiyai. Akhirnya dapat bantuan dari pemda Deiyai kepada Pelajar dan Mahasiswa Mee di Sulawesi Utara sebesar Rp 30.000.000,- (tiga puluh juta). Mereka bayar pemondokan sesuai kondisi rill di Kota Manado; kata Pigai.
Melalui via telpon pada media ini bahwa pemondokan yang mereka kontrak selama 1 tahun itu dengan fasilitas berupa 2 kamar tamu, 4 kamar tidur, dan 2 kamar mandi. Dari dana tersebut mereka juga beli aset IPMADE antara lain komputer 1 unit, printer, motor, tv, kursi 24 buah dan alat dapur. Tetapi, ada kekurangan beberapa kebutuhan bagi mahasiswa tersebut adalah sound sysstem, LCD dan lain-lain yang penting bagi organisasi tersebut; terangnya.
Dalam acara pengucapan syukur dengan thema "bersyukur dalam segala hal " pada peresmian pemondokan itu dipimpin oleh Frater Jeri. Mereka juga tidak kalah dalam acara itu mengunakan 3 bahasa antara bahasa indonesia, bahasa jerman dan bahasa inggris. Bahasa Indonesia dibawakan oleh Ferderika Tebai, Bahasa Jerman oleh Benidiktus Pigai dan Bahasa Inggris. Memang sesuai dengan bidang yang tekuninya memanfaatkan waktu untuk aplikasikan langsung pada saat itu; katanya.
Pada acara presmian pemondokan yang dapat bantuan dari pemda Deiyai itu mereka merasa bangga karena sangat membantu bisa dihuni bagi Pelajar dan mahasiswa Mee yang kuliah di Sulawesi utara ini. Peserta yang hadir pada peresmian pemondokan itu kurang lebih 150 Pelajar dan Mahasiswa; terangnya.
Ternyata pada acara pengucapan syukur itu juga hadir pula Ketua IMIPA Pusat, Ketua DPC IMIPA, Ketua KOMAKAPA, Ketua IPMADO dan udangan para dosen serta partitisipasinya; kata Pigai.
Mereka juga tidak lupa menyampaikan terima kasih kepada Pemda Deiyai yang memberikan bantuan dana pemondokan tersebut. Harapanya bantuannya dana seperti ini berkesinambungan setiap tahunnya dari Pemda Deiyai maupun Pemda lain seperti Dogiyai, Paniai dan Nabire; pesannya.
Kata Ketua Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Deiyai Sulawesi Utara, merasa bangga mendapatkan bantuan dana pemondokan ini. Mesktinya tahun 2011 tetapi karena banyak kesibukan bagi Pemda Deiyai hingga serahkan awal tahun 2012 ini. Itupun hasil pergumulan doa dari mahasiswa Mee sehingga sudah terjawab dari Tuhan Yesus melalui Pemda Deiyai. Akhirnya dapat bantuan dari pemda Deiyai kepada Pelajar dan Mahasiswa Mee di Sulawesi Utara sebesar Rp 30.000.000,- (tiga puluh juta). Mereka bayar pemondokan sesuai kondisi rill di Kota Manado; kata Pigai.
Melalui via telpon pada media ini bahwa pemondokan yang mereka kontrak selama 1 tahun itu dengan fasilitas berupa 2 kamar tamu, 4 kamar tidur, dan 2 kamar mandi. Dari dana tersebut mereka juga beli aset IPMADE antara lain komputer 1 unit, printer, motor, tv, kursi 24 buah dan alat dapur. Tetapi, ada kekurangan beberapa kebutuhan bagi mahasiswa tersebut adalah sound sysstem, LCD dan lain-lain yang penting bagi organisasi tersebut; terangnya.
Dalam acara pengucapan syukur dengan thema "bersyukur dalam segala hal " pada peresmian pemondokan itu dipimpin oleh Frater Jeri. Mereka juga tidak kalah dalam acara itu mengunakan 3 bahasa antara bahasa indonesia, bahasa jerman dan bahasa inggris. Bahasa Indonesia dibawakan oleh Ferderika Tebai, Bahasa Jerman oleh Benidiktus Pigai dan Bahasa Inggris. Memang sesuai dengan bidang yang tekuninya memanfaatkan waktu untuk aplikasikan langsung pada saat itu; katanya.
Pada acara presmian pemondokan yang dapat bantuan dari pemda Deiyai itu mereka merasa bangga karena sangat membantu bisa dihuni bagi Pelajar dan mahasiswa Mee yang kuliah di Sulawesi utara ini. Peserta yang hadir pada peresmian pemondokan itu kurang lebih 150 Pelajar dan Mahasiswa; terangnya.
Ternyata pada acara pengucapan syukur itu juga hadir pula Ketua IMIPA Pusat, Ketua DPC IMIPA, Ketua KOMAKAPA, Ketua IPMADO dan udangan para dosen serta partitisipasinya; kata Pigai.
Mereka juga tidak lupa menyampaikan terima kasih kepada Pemda Deiyai yang memberikan bantuan dana pemondokan tersebut. Harapanya bantuannya dana seperti ini berkesinambungan setiap tahunnya dari Pemda Deiyai maupun Pemda lain seperti Dogiyai, Paniai dan Nabire; pesannya.
Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//
![]() |
| Sumber |

0 komentar:
Post a Comment