BREAKING NEWS
Search

Papua Merdeka Dalam Kelompok Berbeda

Papua Merdeka Dalam Kelompok Berbeda
 
Hingga saat ini situasi perjuangan dan pergolakan tentang penuntutan kemerdekaan Papua mash terus dan semakin gencar di kumandangkan. Suara-suara dari akar rumput terus menentang penguasa Indonesia untuk segera membiarkan dan keluar dari tanah Papua karena Papua adalah sebuah Negara yang telah terbentuk.
Api perjuangan yang  masih terus menyala ini bukan hanya di dalam negeri Papua saja tetapi semangat dan perjuangan itu ada diseantero belahan dunia dimana ada orang-orang dari Papua tinggal.
Arah perjuangan dari semua kelompok yang ada dan berjuang untuk Papua adalah Papua Merdeka, lepas dari Indonesia, itu ada adalah tujuan utama dari semua gerakan yang ada, namun hingga saat ini masih saja jalan menuju kemerdekaan sepenuhnya itu tidak ada. Yang nampak adalah ambisi organ-organ perjuangan di tiap posisi dan tempatnya masing-masing.
Tentu masih segar  dam ingatan kita bersama pada bulan Oktober 2011 dimana berlangsung suatu pertemuan masyarakat Papua yang selanjutnya dikenal dengan nama Kongres Rakyat Papua III (KRP3). Dari hasil kongres inilah terbentuk suatu Pemerintahan Transisi Negara Federal Papua Barat yang lengkap dengan struktur pemerintahannya. Namun kongres ini dianggap tidak mewakili semua kelompok perjuangan Papua yang ada.
Setelah Presiden Pemerintahan Transisi yang ditangkap bersama ke-empat rekannya, keluar sebuah statemen dari Komite Nasional Papua Barat (KNPB) yang menolak dengan tegas hasil dari Kongres tersebut.
Hingga saat ini menurut pandangan dan pendapat saya seperti yang saya lihat dan ikuti serta pelajari, ada beberapa pandangan tentang Papua Merdeka yang belum se-arah. Artinya tujuan akhir perjuangan Papua, semuanya sama tetapi jalan untuk menuju tujuan kemerdekaan itu yang berbeda.
Perbedaan tujuan ini boleh-boleh saja asalkan kita saling menghargai sesama kelompok perjuangan yan ada. Saling mendukung untuk tujuan akhir yang sama. Untuk lebih cepatnya kita menggapai kemerdekaan itu.
Rakyat sudah muak, rakyat sudah bosan, rakyat sudah lama menantikan. Jangan karena perbedaan pandangan dan organ menjadi penghambat perjuangan Papua merdeka.
Yang paling nyata yang dapat dilihat saat ini adalah beberapa kelompok yang terbagi didalam perjuangan ini; adalah sebagai berikut :
  1. Kelompok Pro Referendum
  2. Kelompok Pro NRFPB
  3. Kelompok Netral
Terkait dengan tiga kelompok yang sudah saya sebutkan diatas, dibawah ini ada sedikit penjelasan mengenai kelompok-kelompok tersebut.
  1. Kelompok Pro Referendum
Untuk kelompok yang Pro Referendum, sangat nyata dalam beberapa aksi yang dilakukan maupun kampanye-kampanye politik yang telah dilakukan, lebih mendesak agar pemerintah Indonesia dan PBB untuk meninjau kembali masalah status politik Papua dan agar segera mengadakan Referendum di Papua. Referendum ini segera digelar dan yang berhak untuk mengambil bagian dalam referendum ini adalah pribumi Papua. Kelompok pro referendum ini dengan jelas sekali menolak hasil Kongres dan pemerintahan Transisi yang telah dibentuk dalam Kongres Rakyat Papua III.  
  1. Kelompok Pro NRFPB
Negara Republik Federal Papua Barat adalah hasil dari Kongres Rakyat Papua III, yang sudah lengkap dengan struktur pemerintahan yakni Presiden dan Perdana Menteri, dengan wilayah federal meliputi tujuh (7) suku besar yang ada di wilayah Papua. Banyak rakyat Papua yang juga mendukung jalannya pemerintahan ini, namun hingga saat ini belum nampak hasil positif yang lebih baik hal ini dikarenakan Presiden dan Perdana Menteri serta ketiga (3) rekannya yang lain masih menjalani penahanan di kepolisian dengan dugaan kasus makar.
  1. Kelompok Netral
Untuk kelompok netral ini dapat dilihat dengan sangat nyata dimana semua organ pergerakan yang ada, hasil-hasil dari semua kelompok perjuangan tetap didukung, intinya mereka yang berada dalam posisi ini lebih melihat ke hasil akhir, lebih melihat ke Papua Merdeka tujuan akhir tersebut. Mereka tidak termasuk dalam kelompok yang menentang ketika ada kelompok lain yang melakukan suatu tindakan justru mereka ini juga akan ambil bagian dalam gerakan-gerakan aksi-aksi massa yang ada. Aksi masa yang berlangsung dan yang akan terus berlanjut.  Tujuan utama Papua merdeka menjadi spirit utama utama untuk ambil bagian didalam perjuangan, ego kelompok tidak dipakai dalam kelompok ini. Kesadaran dan rsa menghargai akan organ perjuangan yang ada dan sedang melakukan aksi sangat tinggi
Dari uraian diatas tentunya kita masing-masing sebagai anak Bangsa Papua wajib untuk mendukung segala bentuk perjuangan yang ada. Kita jangan terprovokasi oleh campur tangan pihak lain dalam memanfaatkan situasi kita. Kita jangan terlena oleh bujukan dan rayuan yang pada akhirnya akan membuat rakyat kita yang semakin berada dalam penantian yang tiada pasti. Kemudian opini kita tentu berbeda dalam memandang sebuah persoalan, opini kita tentu tidak akan dapat menyatu dengan baik jika kita tidak saling menghargai dan mendukung.
Harusnya kita segera menyatu dalam satu ruang, satu kode komando bersama, jalan terbaik mana yang kita ambil. Jalan mana yang lebih cepat, kita jangan lagi terbawa oleh ego perorangan dan ego kelompok yang pada akhirnya membingunkan rakyat untuk mengikut arah yang mana. Apa yang dilakukan oleh kelompok PRO REFERENDUM memiliki dasar sejarah yang kuat, kemudian kelompok yang PRO Negara Federal Papua Barat pun memiliki kaitan dan erat dengan sejarah. Jika keduanya bisa satukan komitmen untuk mengikuti konsep mana yang lebih dahulu, pasti ada kekuatan baru untuk perjuangan Papua Merdeka. Jika kita terus bergerak dalam perpecahan maka lambat laun kita semkain terpecah dan akan semakin membuat simpati rakyat untuk perjuangan Papua berkurang.
Saran dari saya adalah, semua organ dan gerakan yang telah ada agar segera tetap berada pada posisi masing – masing tetapi mengikuti satu komando, silahkan disesuaikan dan semoga ada satu ruang yang dibuka untuk menggelar dan mencari solusi bersama. Keputusan dapat diambil dalam pertemuan bersama antara yang pro Referendum dan yang pro NRFPB. Jangan kita terus membuat rakyat bertanya-tanya, rakyat jadi semakin bingung mana yang harus diikuti.
Oleh karena itu melalui tulisan saya yang tidak begitu lengkap dan belum sempurna ini, mohon maaf jika ada kesalahan kata dan lain sebagainya. Mari kita sama-sama membangun kesadaran kita, semangat papuaisme, semangat papua merdeka yang lebih kuat lagi.
Ingat kekuatan kita ada pada persatuan kita.  
Bukan orang lain yang akan memerdekakan kita tetapi kita sendirilah yan harus bangkit untuk memerdekakan bangsa kita.


TAG

nanomag

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor. Aenean massa. Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus.


0 thoughts on “Papua Merdeka Dalam Kelompok Berbeda