Arrow

.

.

Also in Category...

RI NEGARA OTORITER, BUKAN NEGARA RAKYAT

Posted by RASUDOFM DOGIYAI ~ on Senin, 10 Desember 2012 ~ 0 comments

Kekuasaan dan politik dimiliki oleh manusia hanya karena ia adalah manusia. Kakuasaan dan Politik yang dimiliki manusia berkembang dari lingkungan kecil hingga membentuk kekuasaan dan politik yang lebih tinggi, yang dinamakan negara. Dalam perwujudannya manusia menggunakan akal sehat atau pemikiran logis.

Mengenai kekuasaan Negara para filsuf berpendapat bahwa, negara hanya sebuah kayangan yang hanya mengidealkan negara yang tidak pernah ada. Karena mereka yang terlibat dalam negara hanya bermain kuasa dan kepemimpinannya.

Sebagian besar pemimpin dan bukan semua, minim dalam keterlibatan dengan masyarakat. Maka penggunaan akal sehat atau pemikiran logis hanya sebagai formalitas dalam sebuah negara. Negara seperti demikian sering bersikap otoriter. Ingin menguasai yang lain.

kalau negara yang tidak menyadari akal sehat dan yang tidak membangun rakyatnya dengan baik serta tidak mendegar seluk-beluk penderitaan kehidupan rakyat, maka negara tersebut bukan negara manusiawi. Negara tersebut barangkali boleh dinamakan negara penguasa dan lebih dari itu penindas. (Honei)


Related Posts

Tidak ada komentar:

Follow by Email

Followers