.
Selamat Datang di Portal Radio Suara Dogiyai Fm

Pekan Depan, Drs Thomas Tigi akan buka Diklat Prajabatan formasi 2010 Gol.II.dan Gol.III, Di Dogiyai

Bupati Kabupaten Dogiyai, Drs Thomas Tigi.(foto rsdfm/Herman Anouw)

Dogiyai (Rasudofm) - Kurang lebih 300 Calon Pengawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Dogiyai, formasi Tahun 2010 akan mengikuti Diklat Prajabatan Golongan II Dan Golonggan III, di ibu Kota Kabupaten Dogiyai, Rabu, 11 Juni 2014 mendatang, maka seluruh calon Pegawai Negeri Sipil agar mempersiapkan bekal untuk mempersipkan prajabatan ini,

“Saya telah diberikan kewenangan sepenuhnya oleh pemerintah Provinsi Papua untuk membuka Diklat Prajabatan di Kabupaten Dogiyai,” Kata Bupati Kabupaten Dogiyai Drs Thomas Tigi, Ketika menemui wartawan media ini, di Airport Sentani, Jayapura, Kemarin.

Ia meminta kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil Kabupaten Dogiyai harus ikut Prajabatan ini, karena mengingat pada tahun berikutnya akan ada perubahan peraturan bagi Calon Pegawai Negeri Sipil yang akan mengikuti Prajabatan,

“saya dengar mulai bulan depan bagi Calon Pegawai Negeri Sipil yang akan mengikuti Prajabatan selama 3 bulan maka itu betul melelahkan, maka itu, saya minta Calon Pegawai Negeri Sipil Kabupaten Dogiyai mengikuti prabatan peraturan lama ini, hanya satu minggu saja ini,” Kata Thomas.

Selain itu, Ia menjelaskan bahwa pentingnya Prajabatan bagi Calon Pegawai Negeri Sipil karena Pegawai Negeri Sipil merupakan Aparatur Negara yang memiliki peran strategis dalam menentukan keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di daerah, dan dapat menjalankan tugas dan fungsinya sebagai aparatur Negara, serta harus mampu memiliki bekal kompetensi yang memadai dan sesuai dengan bidangnya masing masing melalui kegiatan prajabatan tersebut,

“Klo Tidak mengikuti prajabatan bagi pegawai berarti tidak mampu menterjemahkan pemerintahan ketika pegawai negeri itu bekerja di suatu instansi, maka sebelum masuk aktif dalam pemerintahan harus dilaksanakan kegiatan prajabatan ini agar pegawai tersebut tidak ragu dalam menjalankan pemerintahan dan pembangunan di Daerah,” Kata Bupati Dogiyai.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa dalam Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan bagi Calon Pegawai Negeri Sipil untuk mempersiapkan kaderisasi aparatur yang handal,  berpengetahuan, berkepribadian dan beretika Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam sistem penyelenggaraan pemerintahan Negara,

Lanjutnya, Prajabatan Tahun ini akan dilaksanakan di Kabupaten Dogiyai, karena Pemerintah Daerah kabupaten Dogiyai telah menjadi Daerah Definitif, dan Prajabatan tahun ini sebagai prajabatan pertama di Kabupaten Dogiyai, dan para pemateri dalam prajabatan ini didatangkan dari Pemerintah Provinsi Papua di Jayapura,” kata Tigi.

“ sekali saya harap kepada calon pegawai Negeri Sipil Kabupaten Dogiyai Formasi Tahun 2010 agar semuanya ikut prajabatan tahun ini, karena prajabatan kali adalah prajabatan terakhir dari pola lama, sedangkan untuk pola baru sedang di godok di badan Diklat bahwa direncanakan akan dilaksanakan prajabatan selama 3 bulan,” Kata Thomas.

Sementara itu, Kepala Badan Diklat Kabupaten Dogiyai, Simon Goo, juga menjelaskan bahwa bagi Calon Peserta Prajabatan agar memiliki Celana hitam, kemeja putih lengan panjang dan berdasi hitam (semua polos), sepatu vantopel warna hitam, lencana KORPRI; Untuk Wanita: Rok hitam, kemeja putih lengan panjang tanpa kupnat dan berdasi hitam (semua polos), sepatu vantopel warna hitam, lencana KORPRI, bagi yang berjilbab warna putih polos tanpa payet/bordir dari bahan kain bukan bahan kaos, Mengenakan pakaian Batik;Pakaian Olahraga lengkap dengan sepatu olahraga untuk kegiatan SKJ dan PBB sebanyak 2 (dua) stel;Kemeja Batik Lengan Panjang; Perlengkapan mandi; Obat-obatan pribadi; Peserta Pria diwajibkan berambut pendek (maksimal panjang rambut ½ cm); Membawa Payung; Peserta dilarang membawa kendaraan, dan lainnya telah ditentukan dalam Tata tertib peserta Prajabatan,” Kata Goo.

Sementara itu, Salah pegawai Negeri Sipil Kabupaten Dogiyai, Yustinus Pekei mengakui bahwa  Prajabatan bagi pegawai Negeri Sipil untuk ajang mendidik seseorang untuk menjadi aparatur Negara,

“Saya adalah salah seorang CPNS dari Pemerintah Daerah kabupaten Dogiyai saya sangat senang mendengar panggilan untuk mengikuti diklat prajabatan karena setelah itu saya akan menjadi 100% PNS, kalau CPNS kan Cuma 80% dan juga belum punya hak secara penuh, maka dari itu pastilah semua CPNS sangat menanti-nantikan diklat tersebut. Selama 1 tahun dan 5 bulan saya melewati masa CPNS, adalah masa yang lumayan lama untuk di panggil mengikuti diklat tersebut dan tibalah waktu yang ditunggu-tunggu, saya di panggil untuk mengikuti diklat prajabatan golongan III angkatan pertama Kabupaten Dogiyai lalu,(kurang lebih 2 minggu) di gedung diklat Kabupaten Nabire.

Prajabatan memang melelahkan dimana selama kurang lebih 10 jam perhari yaitu dari jam 07.00 hingga jam 17.00 kami harus berada dalam ruangan dimana kami belajar yang dipandu oleh pembicara-pembicara yang ahli dibidangnya, kemudian pada malam hari kami harus mengerjakan resume/ringkasan tugas yang di berikan, jadi ya .. hanya sedikit waktu yang tersisia buat kami mengunjungi dan mengenali teman-teman sesama peserta diklat. Setiap pagi sebelum masuk kelas kami juga harus mengikuti apel pagi, tapi itu adalah pengalaman dan kami juga banyak belajar tentang tata cara apel sipil.

Hari demi hari kami lewati dengan terus bersemangat, karena modal untuk bisa mengikuti hingga akhir diklat adalah semangat, menjaga kondisi kesehatan adalah hal yang paling utama. Pada akhirnya kami semua yang mengikuti diklat tersebut bisa menyelesaikannya dengan baik dan memperoleh sertifikat dengan hasil “Baik” adalah sungguh luar biasa,”Ujar Yustinus Pekei.

Sementara itu, Jack Sanggenapa, Salah Tenaga Pendidik Prajabatan dari Provinsi Papua juga menjelaskan bahwa, sesuai dengan PP Nomor 101 Tahun 2000, dimana para CPNS dinyatakan wajib mengikuti dan lulus diklat prajabatan untuk bisa menjadi PNS.

 

Adapun diklat prajabatan bertujuan untuk meningkatkan keahlian, pengetahuan, keterampilan, serta menciptakan aparatur yang mampu berperan sebagai pemersatu bangsa, dan memantapkan sikap pengabdian yang berorientasi pada masyarakat. 

“Materi Prajabtan telah tersedia tentang beberapa materi, diantaranya Dinamika Kelompok, Team Building, Manajemen Perkantoran Modern, Budaya Kerja Organisasi Pemerintah, Etika Organisasi  Pemerintah, Komunikasi Yang Efektif, Pelayanan Prima, Kepemerintahan yang Baik, Manajemen Kepegawaian Negara, Sistem Penyelenggaraan Pemerintahan NKRI, Wawasan Kebangsaan Dalam Kerangka NKRI, Percepatan Pemberantasan Korupsi, dan Pola Pikir PNS, dan selain materi di dalam kelas, peserta juga mendapatkan materi untuk kegiatan di luar kelas berupa Latihan Kesegaran Jasmani (senam, olahraga, permainan, lari/jogging), Pelatihan Baris-Berbaris (PBB), Tata Upacara Sipil (TUS) dan Ceramah tentang Kesehatan Mental. Melalui diklat prajabatan ini peserta memang dididik secara mental dan fisik. Setiap hari peserta diwajibkan untuk bangun pagi mengikuti senam, yang diikuti dengan apel pagi. Setelahnya peserta masuk ke dalam kelas untuk mengikuti pembelajaran,”Kata Sanggenapa.

Selain dinilai secara materi oleh widiyaiswara, peserta juga dinilai dalam hal kedisiplinan dan kepemimpinan oleh penyelenggara. Karenanya peserta diwajibkan mematuhi peraturan yang ada dan mengikuti kegiatan dengan baik, tes tertulis, tes PBB supaya semua materi yang diterima oleh peserta prajabatan bisa berkarya dan berkontribusi lebih bagi instansinya masing-masing dan pembangunan di Papua,”Ungkap Sanggenapa.(rsdfn/Herman Anouw).
Share this post :

PAPAN PENGUMUMAN

.

Statistik Blog

 
Support : Disclaimer | Privacy Policy | Kontak Kami | Forum Diskusi | Site Map | Tentang Kami
Copyright © 2017. RASUDO FM DOGIYAI - All Rights Reserved
Template by Cara Gampang Modified by dzulAceh
Proudly powered by Blogger