.
» » Lintas honorer dan pengangguran proses formasi 2013 di Kantor BKD Kabupaten Dogiyai

Lintas honorer dan pengangguran proses formasi 2013 di Kantor BKD Kabupaten Dogiyai

Penulis By on Tuesday, 26 August 2014 | No comments

Dogiyai rasudofmRatusan massa yang tergabung dalam Lintas Honorer dan Pengangguran  Pencari Kerja  melakukan proses demo damai formasi 2013 di Kantor Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Dogiyai, Senin  (18/8/2014).  Massa melakukan aksi  dari 10 distrik yang ada di kabupaten Dogiyai titik kumpul pada jam 09.20 di Aula Koteka Mogee Moanemani menuju ke Kantor Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Dogiyai. 

Sebelum komitmen Lintas honorer dan pengangguran aspirasi sampaikan  ke kantor bupati tetapi akhirnya tidak ada  kantor Bupati mulai dari pemekaran Kabupaten Dogiyai  Tahun 2008  sampai  Tahun 2014  ini tidak ada Kantor Bupati  di Dogiyai maka susah sampaikan aspirasi apapun sama pemda dogiyai karena kantor bupati tidak jelas sampai saat ini.

Koordinator  demo, Zet Pigai,  mengatakan kami proses pengumuman Pemkab Dogiyai dalam hasil tes formasi 2013 membuat para pencari kerja mengecewakan sangat mendalam pengumuman maka menggelar aksi demo di depan kantor badan kepegawaian daerah menegaskan semua honorer mogok kerja mulai tanggal 13 Agustus 2014 sampai saat ini, setelah bupati ketemu dengan honorer dan pengangguran berarti  kami siap kunci-kunci  SD,SMP,SMA dan Puskesmas  kumpul lalu serahkan kepada bupati  apakah mampu untuk  mengajar atau melayani  Pasien, kalau respon dengan positif berarti kami siap aktif kembali ke kantor seperti biasa dan tidak ketemu berarti kami tetap mogok kerya kata Zet Pigai.

Kami menegaskan, massa aksi juga menuntut supaya dalam proses pengumuman agar tetap memperhatikan/perioritas putra daerah dogiyai/Papua. Sebab, menurut lintas tenaga honorer dan pengangguran, sejauh ini Kabupaten Dogiyai memiliki banyak pencari kerja  yang memiliki ijazah sarjana tetapi yang terima pegawai negeri  formasi 2013 yang masih duduk di Sekolah Dasar Kelas 3, SMA yang kelas 3 dan sudah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di dogiyai yang   keluarkan  nama di papan pengumuman CPNS ini apakah sesuai dengan aturankah atau tidak ini?

Untuk formasi umum 2014 harus prioritas putra daerah jangan seperti formasi 2013 yang sudah lalui ini sangat terbalik dengan angka 80%  persen direkrut menjadi CPNS Non Papua/Indonesia, 20% persen direkrut putra Daerah dogiyai/Papua. Untuk jurusan-jurusan yang langka seperti Dokter  orang luar boleh isi, tetapi jurusan-jurusan yang putra daerah miliki saja yang luluskan adalalah Non Papua ini yang kami  pertanyakan kepada pemda dogiyai?.

Sebalum pengumuman CPNS formasi 2013  memaparkan banyak isu yang berkembang di kalangan masyarakat bahwa banyak orang non-Papua/Indonesia direkrut menjadi CPNS akhirnya sangat benar maka kami putra daerah sangat kecewa dengan kelakuan pemda dogiyai. Sementara, kami  honorer dan pengangguran putra daerah masih banyak yang aktif di kantor.

“Isu tersebut telah terbongkar sebelum sangat benar  tidak prioritas putra daerah maka kami akan demo besar-besaran di kabupaten Dogiyai sesuai dengan janji oleh  badan kepegawaian daerah dogiyai beberapa minggu lalu yang kami demo, sementara kita sama-sama menunggu bupati karena ada keluar daerah setelah kembali ke dogiyai kita sama-sama  turun demo ke kediaman bupati .

Menanggapi aksi tersebut yang terima  Wakil Bupati Kabupaten Dogiyai, Herman Auwe, mengatakan saya tidak tahu karena  anak saya pun  tidak terima CPNS formasi 2013  dan kalau ada bupati di dogiyai saya tidak mungkin datang terima aspirasi demo saat ini  karena semua menggatur dari Bupati semua  kata Wakil Bupati Dogyai Herman Auwe kepada massa demo pada saat menanggapi aspirasi dan menggapi aksi tersebut, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Dogiyai Yusak Tagi mengatakan saya sudah dapat kartu merah dari Bupati Dogiyai ketiga kali, beberapa hari lalu mengurus hasil penerimaan CPNS ke MENPAN- RB  Jakarta  rencana yang saya ajukkan daftar nama formasi 2013 sudah perioritas putra daerah tetapi semuanya ambil ahli oleh Bupati yang mengatur semua dari salah satu hotel di Jakarta. 

Akhirnya   saya sudah pindah dari hotel yang sama-sama dengan bupati  ke hotel lain karena tidak sependapat  dengan bupati setelah pindah hotel lain Bupati telpon enam  kali tetapi saya tidak pernah angkat telpon tersebut Kata Kepala BKD Dogiyai kepada massa demo.

Akhirnya aksi demo damai pulang dengan keadaan aman. (rsdfm/Yanuarius Goo)


Baca Juga Artikel Terkait Lainnya