.
» » » Degeianouda Rekreasi bersama syukuran wisudawan/wisudawati USWIM di Pantai Gedo Nabire.

Degeianouda Rekreasi bersama syukuran wisudawan/wisudawati USWIM di Pantai Gedo Nabire.

Penulis By on Wednesday, 29 October 2014 | No comments



Nabire, (rsdfm): Mungkin masyarakat di Kabupaten Nabire sudah tak asing dengan Pantai Gedo Nabire, pantai Gedo yang terpesona nama pantainya ini kian dilupakkan bagi sebagian masyarakat Nabire untuk melakukan rekreasi bersama Keluarga, Organisasi, atau Instansi karena kota Nabire sudah banyak dikenal pantai lainnya selain Pantai Gedo Nabire, Namun Keluarga Besar Ikatan Degeianouda di Nabire tidak demikian, karena Kemarin, Selasa, (21/8) Keluarga Besar Ikatan Degeianouda Distrik Dogiyai Kabupaten Dogiyai yang berdomili di Kabupaten Nabire mengadakan acara rekreasi di Pantai Gedo Nabire sebagai Bentuk Ucapan syukur atas sejumlah mahasiswa Universitas Satya Wiyata Nabire asal Degeianouda telah menyelesaikan study dalam bentuk Wisuda,

Acara rekreasi ini yang dihadiri para wisudawan – wisudawati Universitas Satya Wiyata Mandala Nabire dan sejumlah pelajar tingkat Sekolah Menengah Umum (SMU) dan Pelajar Sekolah Menegah Tingkat Pertama (SLTP) yang memasuki tingkat pertama ini dapat memperkenalkan dirinya didepan masyarakat Degeianouda,

Acara rekreasi ini dilaksanakan dibawah sorotan tema,” Ucaplah syukur dalam segala  hal, dan sub tema, Umat Allah wajib mengucap syukur kepada Allah dalam segala hal,” Injil 1 Tesalonika 5:18, ini dirangkaikan dengan doa bersama atas kesuksesan menyelesaikan pendidikan strata satu di Universitas Satya Wiyata Mandala Nabire, Sabtu ( 8/10 ) di Nabire lalu,
Didepan Sejumlah Masyarakat dan Senioritas Degeianouda, Wartawan Senior Bintang Papua Jayapura, Herman Anouw, Ketika menyampaikan kesan dan pesanya kepada para wisudawan dan wisudawati Degeianouda bahwa acara wisuda bukan akhir dari proses pendidikan namun awal dari proses pendidikan karena acara wisuda hanya simbol untuk mengantarkan para wisudawan untuk berbaur bersama masyarakat untuk berkarya dan berkreasi sesuai bidang ilmu yang disandang ditengah masyarakat,

“ia menjelaskan, contohnya parang atau pisau dirumah kalau tidak pernah digunakan walaupun sudah diasa namun pisau atau parang tidak pernah digunakan pasti alat tersebut akan tumpul dengan sendirinya, sama halnya dengan pendidikan ilmu yang telah diterima tidak direalisasikan ditengah masyarakat berarti bidang ilmu yang diterima akan sia-sia,” Ujar Herman.

Selain itu, pada acara tersebut juga seorang senioritas Degeianouda, Yuliten Anouw meminta acara rekreasi ini memotivasi para Mahasiswa dan pelajar yang menekuni ilmu di Kota Nabire maka acara rekreasi ini agar dilakukan pada acara lain mendatang,

Selain itu, Kedepan ia berkomitmen akan dilakukan acara perkenal maupun acara syukuran akan dibuat dalam bentuk ilmiah, artinya dibuat dengan acara seminar, atau lokakarya, sebab ikatan Degeianouda bukan ikatan yang mengurusi Politik semata namun ikatan Degeianouda terbentuk untuk semata-mata mensejahterakan para mahasiswa maupun pelajar dalam bentuk pendidikan, Kata Yuliten.

Dan juga, Kata Yliten bahwa acara seperti ini sangat penting untuk diadakan, kalau bisa menjadi agenda tahunan, sehingga keakraban keluarga besar Degeuanouda di Nabire ini dapat semakin terjalin akrab. Selain itu, menurutnya, lumayan dapat pergi ke tempat pariwisata dengan gratis,” Ujarnya.

Sementara itu, salah seorang peserta Wisuda,(enggan menyebutkan namanya) juga menjelaskan bahwa acara seperti ini penting untuk digelar dalam rangka menjalin keakraban tidak hanya kalangan Para Mahasiswa atau pelajar tetapi juga dengan keluaraganya, sehingga masing-masing keluarga merasa akrab dengan seluruh masyarakat Degeianouda di Nabire.

Acara Rekreasi para wisudawan wisudawati Dari Degeianuda ini dirangkaikan dengan sejumlah acara, diantaranya perkenalan para mahasiswa dan pelajar, makan bersama dan saling bersilahturahmi sesame masyarakat Degeianouda di Nabire.(rsdfm/Herman Anouw)
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya