Home » » Enam Usulan Kofi Annan Soal Suriah

Enam Usulan Kofi Annan Soal Suriah


New York - Utusan khusus PBB-Liga Arab, Kofi Annan, untuk perdamaian di Suriah, mengeluarkan inisiatif enam poin guna mengakhiri kekerasan di negeri itu. Usulan Annan ini dibuat setelah ia berkunjung ke negeri itu pekan lalu dan bertemu dengan Presiden Bashar al-Assad.

"Dewan Keamanan menyerukan kepada pemerintah Suriah dan oposisi untuk bekerja dengan iktikad baik menuju penyelesaian damai krisis Suriah dan penerapan secara penuh dan segera enam poin proposal," kata pernyataan Dewan Keamanan PBB.
Angka teranyar, PBB memperkirakan lebih dari 9.000 orang tewas dalam konflik Suriah. Para aktivis memperkirakan lebih dari 10 ribu orang tewas. 

Salah satu dari enam poin yang diajukan Annan adalah meminta pemerintah menghormati kebebasan berkumpul dan melakukan demonstrasi secara damai yang dijamin oleh undang-undang. Selain itu, juga menyerukan kepada Suriah untuk berkomitmen menghentikan pertempuran dan dengan supervisi PBB menghentikan kekerasan bersenjata dalam segala bentuk oleh semua pihak untuk melindungi warga sipil dan menstabilkan negara. 

Pemerintah, bunyi usulan itu, juga harus segera menghentikan penggunaan senjata berat di tengah permukiman warga. Hal ini diikuti dengan menarik kembali pengerahan militer yang terkonsentrasi di dalam dan sekitar pusat-pusat populasi.

"Sebagai tindakan yang diambil di lapangan, pemerintah Suriah harus bekerja sama untuk penghentian berkelanjutan kekerasan bersenjata dalam segala bentuk oleh semua pihak dengan pengawasan PBB," demikian bunyi poin usulan Annan berikutnya. "Komitmen serupa akan dilakukan oleh utusan dari oposisi dan semua unsur terkait untuk menghentikan pertempuran. Dan, bekerja bersamanya untuk penghentian berkelanjutan kekerasan bersenjata dalam segala bentuk oleh semua pihak dengan mekanisme pengawasan yang efektif dari PBB."
Sepanjang 2012 banyak orang telah ditangkapi oleh pemerintah dan aktivis mengatakan tindakan tersebut tidak adil. Dalam usulan Annan, ia mendesak pemerintah Suriah melepaskan tahanan yang ditangkap dengan sewenang-wenang, termasuk mereka yang terlibat dalam kegiatan politik secara damai.

Ia mendesak pemerintah segera memberikan "daftar semua tempat" mereka ditahan dan memberi akses ke tempat-tempat itu. 

Hal lain dalam inisiatif Annan adalah seruan bagi pemerintah untuk "menjamin penyediaan tepat waktu bantuan kemanusiaan untuk semua daerah yang terkena dampak pertempuran." Amnesty International meminta kepada pemerintah "untuk menerima dan menerapkan jeda dua jam sehari untuk tindakan kemanusiaan" dan mengizinkan pengiriman pasokan bantuan.

Rezim Assad telah membatasi pergerakan jurnalis selama konflik. Salah satu poin dalam rencana Annan adalah menjamin "kebebasan bergerak di seluruh negeri untuk wartawan dan pemberlakuan kebijakan visa nondiskriminatif untuk mereka."

Annan melihat penerimaan Suriah atas rencana itu pada hari Selasa sebagai "langkah awal yang penting". Rezim Assad mengatakan pihaknya berkomitmen  mengakhiri kekerasan, tapi tak ada aksi nyata terkait dengan hal ini. 

Annan menekankan bahwa "pelaksanaan rencana adalah kunci" dan ia ingin pemerintah Bashar al-Assad "menempatkan komitmennya segera".
TRIP B | CNN



Share this video :

0 komentar:

Post a Comment

 
Copyright © 2013. RASUDO FM DOGIYAI - All Rights Reserved

Distributed By Free Blogger Templates | Lyrics | Songs.pk | Download Ringtones | HD Wallpapers For Mobile

Proudly powered by Blogger