NABIRE – Puluhan mahasiswa Uswim Nabire, Senin (26/3), kembali menggelar
aksi demo damai di halaman Kantor Rektorat. Aksi demo damai ini
merupakan lanjutan dari aksi yang sama yang digelar pada pekan
sebelumnya. Tidak berbeda dari aksi sebelumnya, sejumlah tuntutan
kembali diaspirasikan puluhan mahasiswa tersebut. Beberapa diantaranya,
menuntut pengurangan biaya kuliah, menuntut aktivitas perkuliahan yang
lebih baik, menuntut adanya transparansi pemberian bea siswa, dan
sejumlah tuntutan lainnya.
Pantauan media ini di lapangan, aksi demo yang dikoordinir Wakil Ketua BEM FISIP Uswim, Agus Tebai, diwarnai dengan sejumlah orasi oleh sejumlah perwakilan mahasiswa. Rektor Uswim, Didimus Mote, SH didampingi sejumlah stafnya menerima puluhan mahasiswa yang berdemo.
Perwakilan mahasiswa menyampaikan terjadinya perkuliahan yang tidak maksimal. Ada sejumlah dosen yang dinilai tidak maksimal dalam memberikan pelayanan kepada mahasiswa dalam hal mengajar. Dalam kondisi seperti ini, dirinya sebagai mahasiswa berharap agar rektor mengambil langkah nyata agar seluruh kegiatan civitas akademika bisa berjalan dengan lancar.
Terkait dengan biaya kuliah, ujar salah satu perwakilan mahasiswa, selama ini ada anggapan bahwa Kampus Uswim diharapkan menjadi tempat menimba ilmu bagi mahasiswa dari kalangan yang kurang mampu yang ada di daerah ini. Hanya saja, yang disayangkan adalah terjadinya kenaikan biaya kuliah dalam setiap tahunnya.
“Orang tua kami ekonomi lemah, saya berharap agar rektor beserta jajarannya bisa mengurangi biaya kuliah yang ada sekarang ini. Tak hanya soal biaya kuliah, soal pembagian bea siswa juga kurang jelas,” tuturnya.
Hal senada juga dikemukakan perwakilan dari mahasiswa lainnya. Dengan kondisi ekonomi orang tua yang tidak mampu, dirinya tidak bisa melanjutkan kuliah ke luar daerah. Harapan satu-satunya adalah dengan menimba ilmu di Kampus Uswim Nabire. Hanya saja, biaya yang dipatok untuk menimba ilmu di Kampus Uswim pun dinilai masih cukup tinggi dan memberatkan mahasiswa khususnya yang berasal dari kalangan ekonomi lemah.
“Kami mengharap kepada pihak yang membidangi keuangan, sekiranya bisa menurunkan biaya kuliah. Kami sadar bahwa membayar SPP adalah kewajiban kami sebagai mahasiswa. Yang kami mita turunkan biaya, bukan kami tidak mau membayar,” tuturnya.
Saat melakukan aksi demo damai, terlihat sejumlah spanduk dibentangkan oleh para mahasiswa. Diantaranya spanduk bertuliskan “”Kami mahasiswa Uswim menuntut mengurangi biaya,” “Kami mahasiswa menuntut aktivitas belajar baik,” “Mahasiswa menuntut bea siswa harus transparan,” “Pembagian bea siswa tidak jelas,” dan spanduk lainnya yang mengaspirasikan penurunan biaya kuliah. (ros)
0 komentar:
Post a Comment