.
» » Kalah Dari Persiram, Gagal Total di Tur Papua

Kalah Dari Persiram, Gagal Total di Tur Papua

Penulis By on Saturday, 21 April 2012 | No comments

Gagal total. Kali ketiga Arema ISL kembali kalah saat tur Papua setelah perlawanannya dibenamkan oleh Persiram Raja Ampat dengan skor 1-0.
Skuad Arema ISL gagal total di tur Papua setelah kalah dari Persiram. (Foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)


Bermain di stadion Wombik Sorong, Sabtu (21/04), kedua kesebelasan bertekad untuk meraih kemenangan karena sama-sama ingin lepas dari zona degradasi. Perubahan formasi tampak dilakukan Joko Susilo dengan tak memainkan M Ridhuan, Dendi Santoso, Hendro Siswanto dan Alfarizi sejak menit awal. Sebaliknya, pemain-pemain seperti Catur Pamungkas, Munhar dan Sutikno diberikan kesempatan main sejak menit awal.

Di menit-menit awal, Boumsong mampu membahayakan gawang Arema namun bisa diamankan dengan baik oleh Kurnia Meiga. Berusaha untuk membalas, menit 8 Sutikno yang bekerja sama dengan Ferry Aman Saragih melakukan tendangan jarak jauh yang masih jauh dari gawang Persiran.
Lima menit kemudian tepatnya di menit 13, Alain N’Kong yang dipartai sebelumnya menciptakan gol mendapatkan peluang emas. Pemain asal Kamerun itu sebenarnya tinggal berhadapan dengan kiper Persiram namun tetap gagal mencetak gol. Setelahnya, permainan kedua tim relatif seimbang apalagi kondisi lapangan juga masih terendam air karena sebelumnya di wilayah Sorong terjadi hujan.
Di menit 31, Persiram justru mampu membuka keunggulan lebih dahulu melalui tendangan bebas Anderson Da Silva yang tak mampu dibendung oleh Kurnia Meiga. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Persiram. Sampai babak pertama selesai, tak ada peluang emas yang diciptakan kedua tim hingga kedudukan sementara 1-0.

Awal babak kedua, Joko Susilo melakukan beberapa perubahan dengan memasukkan Firmansyah Aprilianto dan Sunarto untuk menggantikan Khusnul Yuli dan Ferry Aman Saragih. Pergantian ini cukup efektif karena di menit 53, Herman Dzumafo mendapatkan peluang melalui sepakannya yang masih bisa ditangkap kiper Persiram. Tak ingin terus diserang, Oktovianus Maniani dimasukkan untuk menggantikan Anderson Da Silva di menit 54.

Baru 3 menit masuk, Okto hampir menggandakan keunggulan setelah lolos dari lini belakang namun peluang tersebut berhasi digagalkan oleh Kurnia Meiga. Di menit 59, Seme Patrick hampir menyamakan kedudukan namun sundulannya masih bisa ditepis oleh kiper Persiram. Saling serang terus dilakukan oleh kedua tim yang membuat tensi pertandingan naik. Bahkan di menit 68 Seme harus mendapatkan kartu kuning setelah memprotes terlalu keras keputusan wasit.

Di menit 75, Gideon Way mendapatkan peluang memperbesar keunggulan namun tendangan di dalam kotak penalti masih mengenai kaki dari Seme Patrick. Untuk meningkatkan intensitas serangan, Dendi Santoso akhirnya dimasukkan untuk menggantikan Alain N’Kong d menit 77. Pergantian ketiga skuad Singo Edan ini belum menemui hasil. Bahkan usaha-usaha Herman Dzumafo dkk selalu digagalkan anggapan offside oleh wasit. Sampai wasit meniup peluit panjang, skor tetap 1-0 untuk keunggulan Persiram Raja Ampat.

Dengan hasil ini, Arema ISL semakin terpuruk di posisi 18 atau terbawah di klasemen sementara ISL dengan mengumpulkan poin 14. Sementara Persiram menambah poinnya menjadi 21 dan posisinya naik ke peringkat 14. (onn/mia)



ongisnade 

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya