.
» » » KNPB Akan Temui Pimpinan Gereja Sebelum Serahkan Diri ke Polda Papua

KNPB Akan Temui Pimpinan Gereja Sebelum Serahkan Diri ke Polda Papua

Penulis By on Friday, 29 June 2012 | No comments

JAYAPURA - Juru bicara  KNPB Viktor Yeimo menegaskan, rencana   semua anggota KNPB menyerahkan diri ke Polda Papua seperti yang diberitakan sebelumnya, akan dilaksanakan setelah KNPB secara internal melakukan konsolidasi internal organisasi. Sebab setelah melakukan konsolidasi internal KNPB akan melakukan kunjungan ke semua pimpinan  gereja yang ada di Kota Jayapura.  “Perlu kami tegaskan  bahwa maksud KNPB menyerahkan diri ke Polda bukan untuk menunjukkan  kepada Kapolda Papua bahwa  kami menyerah,  bahwa kamilah pelaku dari semua rentetan kasus penembakan  yang terjadi selama dua bulan terakhir, tidak,” ujar Yeimo.
Lanjutnya,”Kami datang  menyerahkan diri kepolda Papua untuk menyatakan sebuah maksud, yakni  hukum  tidak pernah berpihak pada orang Papua, itu maksud pertama kami datang ke Polda Papua,” kata dia.
Hal ini dinyatakan  secara terbuka, menyusul adanya tudingan berbagai pihak yang menuduh KNPB  sebagai pelaku penembakan yang terjadi selama  ini di Kota Jayapura. “Entah penembakan oleh OTK maupun Petrus,” ungkap Viktor kepada Bintang papua,  Kamis (28/6/2012) malam kemarin.
Viktor Yeimo mengatakan, “KNPB mau menyampaikan kepada semua pimpinan gereja  bahwa KNPB, mempunyai visi misi perjuangan yakni menuntut Referendum atau  kemerdekaan dengan cara cara bermartabat sekalipun dinilai  semua pihak sebagai kelompok radikal dan hal itu akan kami sampaikan kepada pimpinan gereja yang ada di Kota Jayapura sebelum  kami- menyerahkan diri ke Polda Papua,” ungkapnya via telepon selular Jumat siang.  Sementara itu Olga Hamadi dari Kontras Papua menyatakan, pihaknya belum dikabari oleh KNPB untuk mendampingi KNPB terkait rencana  penyerahan diri nanti, sebab Kontras saat ini hanya mendampingi Buctar Tabuni yang sementara ditahan di Polda Papua terkait pengrusakan LP Abepura tanggal 13 Desember 2010 lalu. Olga mengatakan, Buctar Tabuni ditahan, memang tidak terkait  kasus kasus penembakan yang terjadi. “Dia ditangkap karena kasus lain yaitu melakukan pengrusakan dan diberi warning sama penyidik dari kepolisian Polda Papua bila dia membuat masalah  lagi,  segera dia ditangkap,”kata Olga kepada Bintang Papua. Jumat (28/6). ( Ven/don/l03 )
(BINPA)

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya