.
Selamat Datang di Portal Radio Suara Dogiyai Fm

Serunya Berburu Buah Matoa di Jayapura

Menawar harga Matoa (Sastri)
Siap menimbang Matoa (Sastri)

Matoa Kelapa dan Matoa Papeda yang dijual di Jayapura (Sastri)
Buah bernama Matoa itu punya bentuk mirip duku, namun lebih besar dan kulitnya lebih keras. Rasanya manis dan segar. Anda bisa belanja buah khas Papua ini di wilayah dataran rendah, salah satunya Kota Jayapura.

Mata saya menangkap semangkuk buah berwarna kuning, ukurannya lebih besar dari duku. Buah itu menjadi penutup saat makan malam. Bentuknya familiar dengan yang saya lihat siang harinya, Selasa (19/6/2012), tepat saat pembukaan Festival Danau Sentani (FDS) 2012. Bedanya, buah yang saya lihat siang hari itu berwarna ungu.

Rupanya buah itu bernama Matoa. Ini adalah buah khas Papua yang tumbuh di dataran rendah. Jenisnya memang ada dua, yakni Matoa Kelapa yang warnanya kuning dan Matoa Papeda yang berwarna ungu tua. Perbedaannya terletak pada tekstur daging buahnya. Jika Matoa Kelapa punya daging kenyal seperti rambutan, Matoa Papeda punya daging yang agak lembek dan lengket.

Nyam! Matoa Kelapa rupanya sangat nikmat. Penasaran dengan rasa Matoa Papeda, saya dan beberapa wartawan lain memutuskan untuk berburu buah ini di Kota Jayapura keesokan harinya.

Walaupun termasuk buah langka, Matoa bisa ditemukan dengan mudah di Kota Jayapura. Di pinggiran Jl Raya Sentani misalnya, seorang mamak siap menakar Matoa Kelapa dan Matoa Papeda dengan timbangannya. Matoa-matoa itu dimasukkan ke dalam karung sesuai jenisnya.

Sebelum memborong Matoa, saya mencicipi Matoa Papeda. Wow, sama segarnya dengan Matoa Kelapa! Saat menanyakan harga kepada sang mamak, saya pun kaget. Rp 65.000 untuk satu kilogram Matoa Kelapa.

Terdengar mahal? Tunggu sampai Anda mendengar harga satu kilogram Matoa Papeda. Rp 130.000, harga yang fantastis untuk satu kilogram buah. Untuk memborong satu karung Matoa ukurang 30 kg, Anda butuh merogoh kocek Rp 5 juta. Bukan main!

Tapi maklum saja, pemetik Matoa harus masuk jauh ke dalam hutan untuk mendapat berkarung-karung Matoa. Bulan Agustus-November adalah musim Matoa, sehingga harga per kilogramnya bisa lebih murah.

Kulit yang keras dan buah yang tahan lama membuat Matoa jadi favorit wisatawan untuk buah tangan. Jadi, jangan lupa berburu buah ini saat Anda berkunjung ke Jayapura, ya!





Journalist

Oleh: Sri Anindiati Nursastri - detikTravel
Jawa Barat




Share this post :

PAPAN PENGUMUMAN

.

Statistik Blog

 
Support : Disclaimer | Privacy Policy | Kontak Kami | Forum Diskusi | Site Map | Tentang Kami
Copyright © 2017. RASUDO FM DOGIYAI - All Rights Reserved
Template by Cara Gampang Modified by dzulAceh
Proudly powered by Blogger