.
» » » » KKR Proklamasi Darah Kristus selama HUT RI.Ke-69 Oleh Gereja Kingmi Ditanah Papua dimulai di Dogiyai

KKR Proklamasi Darah Kristus selama HUT RI.Ke-69 Oleh Gereja Kingmi Ditanah Papua dimulai di Dogiyai

Penulis By on Wednesday, 13 August 2014 | No comments

Ketika Ketua Departemen Penginjilan Dan Doa Gereja Sinode ( Kingmi ) di Tanah Papua melakukan Doa Pemulihan Negeri di Aula Gereja Kalvari Klasis Kamuu Kabupaten Dogiyai oleh Pdt Yehezkiel Jack Ikomouu, Kemarin di Dogiyai.
(Insert Foto : Herman Anou)

Dogiyai (rasudofm): Gereja Kingmi Injil (Kingmi) di Tanah Papua memulai Kebaktian Kebangunan Rohani ( KKR) selama Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Repubblik Indonesia ke 69, 17 Agustus 1945, Kebaktian Kebangunan Rohani yang diselenggarakan Oleh Departemen Penginjilan dan Doa Sinode Kingmi di Tanah Papua memulai dari Kabupaten Dogiyai, Kemarin di Gereja Kalvari Klasis Kamuu, Kabbupaten Dogiyai, dan direncakan melakukan KKR diberapa Kabupaten Kota di Tanah Papua, diantaranya Kota Mulia, Kota Nabire, Kota Waghete, Kota Enarotali, Kota Timika dari Tanggal 11 sampai 31 Agustus 2014, Ujar Ketua Departemen Penginjilan dan Doa Gereja Sinode Kingmi di Tanah Papua, Pdt.Yehezkiel Jack Ikomou, Kepada Wartawan Media ini, di Aula Gereja Kalvari Klasis Kamuu Kabbupaten Dogiyai, Kemarin.

KKR yang dipimpinl angsung oleh Ketua Departemen Penginjilan dan Doa Gereja Sinode Kingmi di Tanah Papua, Pdt.Yehezkiel Jack Ikomou, ini dihadiri oleh Jemaat yang berasal dari Tiga Klasis, diantaranya Klasis Kamuu Selatan, Klasis Kamuu Timur, Klasis Kamuu dan dan Rakyat lain yang berasal dari Denominasi Gereja lain yang ingin mendapatkan pemulihan Ilahi pada KKR ini,

Pemimpin KKR dari Departemen Penginjilan dan Doa Sinode Kingmi di Tanah Papua, Pdt.Yehezkiel Jack Ikomouw, Mengatakan bahwa, Gereja mempunyai misi terhadap pemulihan Negeri dari segala macam bentuk Kekerasan dan Kriminal yang semakin banyak ini, baik itu Pembunuhan, Kasus Pelanggaran HAM, Pemerkosaan, dan juga Kekerasan Dalam Rumah Tangga itu harus dipulihkan melalui jamahan kasih Yesus melalui pelaksanaan KKR umat Tuhan, maka Gereja Kingmi di Tanah Papua terpanggil untuk melakukan KKR selama penyambutan bulan Kemerdekaan Republik Indonesia, agar bangsa Indonesia bebas dari segala bentuk kekerasan dan criminal,

“Bangsa Indonesia telah Merdeka sejak 69 Tahun yang lalu, namun sepanjang perjalanan ini seakan-akan kita belum merdeka sehingga masih banyak terjadi berbagai macam bentuk kekerasan dan criminal didalam hidup kita, pada hal untuk merebut kemerdekaan ini telah mengorbankan jiwa serta benda, maka rakyat Indonesia mengisi kemerdekaannya tanpa ada kekerasan di Indonesia, maka melalui pelaksanaan KKR ini dapat memulihkan segala bentuk kekerasan di Indonesia terutama di Tanah Papua,” Jelas Jack.

KKR Proklamasi Darah Yesus ini dikutip melalui Alkitab dari Karangan Yohanes, 8.32, Karangan 1 Petrus pasal 1, Ayat 18 dan Ayat 19, Karangan Ibrani Pasal 9 Ayat 22, dan Karangan Yehezkiel, 61 :Ayat 1 yang menjelaskan tentang Kebenaran,”Darah Yesus” Memerdekakan Manusia, Jelasnya.

KKR Proklamasi Darah Kristus mengambil Tema Kebenaran”Darah Yesus” Memerdekakan Manusia, ini akan berlangsung dibeberapa Kabupaten Kota di Tanah Papua, maka hamba Tuhan, Pdt Yehezkil Jack Ikomouw mendapatkan berkat dan Doa perutusan oleh Koordinator Klasis Kamuu oleh Pdt.Bernardus Anou, secara serentak merentangkan tangan di bahu Pdt.Yehezkil Jack Ikomouw untuk memulai pelaksanaan KKR Di beberapa Kabupaten Kota di Tanah Papua selama bulan Agustus 2014.

Sementara itu, Ditempat yang Kooordinator Klasis Kamuu, Bernardus Anou juga menjelaskan kepada wartawan media ini bahwa, KKR Proklamasi Darah Yesus ini nantinya akan diakhiri pula di Kabupaten Dogiyai maka tiga Klasis yang di Kabupaten Doogiyai siap menerima melakukan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) lagi di Dogiyai,” Ujar Bbernardus.

“Saya sangatlah terharu dan menyentuh hati kegiatan KKR Proklamasi Darah Yesus yang dirancang Program oleh Departemen Penginjilan dan Doa Gereja Kingmi di Tanah Papua ini, dan kegiatan ini dimulai di Dogiyai dan diakhiri di Dogiyai ini merupakan sebuah idaman bagi Jemaat Tuhan di Daerah ini, untuk itu, KKR Proklamasi Darah Yesus bisa mendamaikan dari segala bentuk Kekerasan dan Kriminal di Tanah Papua dan Indonesia Papua umumnya,” Jelas Anou.

Selain itu, Anouw Juga menyampaikan ucapan terima kasih tak terhingga kepada Gereja Kingmi di Tanah Papua dengan melakukan KKR sehari di Gerejanya, dan Gereja Kingmi mencanangkan Program KKR Proklamasi Darah Yesus selama bulan Agustus yang juga sebagai bulan Kemerdekaan Bangsa Indonesia ini dapat mendamaikan mendamaikan kembali dari segala bentuk kekerasan,” Ulas Anou.

Sementara itu, Ketua Pemuda Gereja Kingmi di Tanah Papua Klasis Kamuu Kabupaten Dogiyai, Nataniel Auwe juga menjelaskan Bahwa KKR Proklamasi Darah Yesus dapat memaknai kemerdekaan Bangsa Indonesia yang telah kita rebut pada 17 Agustus 1945 adalah akhir dari segala bentuk kekerasan dalam hidup namun awal dari segala bentuk kekerasan maka itu semua dapat dipulihkan bersama Kebaktian Kebangunan Rohani, (KKR) sebab kebenaran itu dapat memerdekan manusia dalam hidup,

“Saya berharap Program KKR ini agar berkelanjutan pada Tahun tahun mendatang di Gereja Kingmi di Tanah Papua, agar Negeri ini di pulihkan oleh urapan Yesus yang memiliki Damai,” Ujarnya. (rsdfm/Herman Anou).

 

 

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya