.
» » » Nabire Putra FC Terancam Didiskualifikasi Karena Tidak Mengikuti Screening Pemain

Nabire Putra FC Terancam Didiskualifikasi Karena Tidak Mengikuti Screening Pemain

Penulis By on Monday, 13 January 2014 | No comments

Tim kebanggan kota Nabire, Nabire Putra FC bersama Persmin Minahasa dan Persintan Intan Jaya terancam didiskualifikasi dari kompetisi Divisi III Liga Indonesia U21, karena tidak mengikuti screening pemain yang diselenggarakan oleh panitia.


Ketiga klub ini tidak mampu menunjukan data screening para pemain mereka pada panitia. Padahal sebelumnya pihak panitia dalam hal ini Pengcab PSSI Bone sudah sejak awal meminta kelengkapan tersebut namun hingga pertandingan digelar ketiga klub tersebut tidak mampu memperlihatkan data yang diminta.
“Kami sudah menyampaikan hal itu berulang kali namun mereka tidak mampu memperlihatkan, malam mereka memperlihatkan data yang tidak sesuai,” terang Jufri, Sekertaris PSSI Sulawesi Selatan, senin (12/1/2014).
Dia menjelaskan, pelaksanaan screening sendiri didasarkan usia pemain. Terkait usia, didasarkan pada 2 data: data administratif dan data medis hasil pemeriksaan gigi.
“Buat data administratif tidak ada toleransi. Tapi, buat data medis, masih kami toleransi karena hasil pemeriksaan usia yang merujuk pada pemeriksaan gigi belum valid. Ada kemungkinan usianya lebih muda 2 tahun atau lebih tua 2 tahun. Itu, tentu, hal ini harus segera kami selesaikan agar penyelenggaraan Divisi III ke depan lebih baik,” paparnya.
Jufri menambahkan terkait status ketiga Klub tersebut menunggu hasil rapat yang akan digelar pihak PSSI pada Senin (13/1/2014) besok. Sebab, menurut dia, ketiganya dianggap bermasalah pada data screening, sesuai dengan surat pengaduan dari Klub Persibone yang diterima oleh PSSI Sabtu malam (11/1/2014).

 Nabire.Net


Baca Juga Artikel Terkait Lainnya