Showing posts with label Info. Show all posts
Showing posts with label Info. Show all posts

Ini Seruan 02 Agustus 2016, Aliansi Mahasiswa Papua

PEPERA 1969 Tidak Demokratis,Hak Menentukan Nasib Solusi Demokratis Bagi Rakyat Papua Barat”
SURABAYA - Perebutan wilayah Papua antara Belanda dan Indonesia pada dekade 1960an membawa kedua negara ini dalam perundingan yang kemudian dikenal dengan “New York Agreement/Perjanjian New York”. Perjanjian ini terdiri dari 29 Pasal yang mengatur 3 macam hal. Diantaranya Pasal 14-21 mengatur tentang “Penentuan Nasib Sendiri (Self Determination) yang didasarkan pada praktek Internasional yaitu satu orang satu suara (One Man One Vote)”. Dan pasal 12 dan 13 yang mengatur transfer Administrasi dari PBB kepada Indonesia, yang kemudian dilakukan pada 1 Mei 1963 dan oleh Indonesia dikatakan ‘Hari Integrasi’ atau kembalinya Papua Barat kedalam pangkuan NKRI.

Kemudian pada 30 September 1962 dikeluarkan “Roma Agreement/Perjanjian Roma” yang intinya Indonesia mendorong pembangunan dan mempersiapkan pelaksanaan Act of Free Choice (Tindakan Pilih Bebas) di Papua pada tahun 1969. Namun dalam prakteknya, Indonesia memobilisasi Militer secara besar-besaran ke Papua untuk meredam gerakan Pro-Merdeka rakyat Papua. Operasi Khusus (OPSUS) yang diketua Ali Murtopo dilakuakan untuk memenangkan Penentuan Pendapat Rakyat (PEPERA) diikuti operasi militer lainnya yaitu Operasi Sadar, Operasi Bhratayudha, Operasi Wibawa dan Operasi Pamungkas. Akibat dari operasi-operasi ini terjadi pelanggaran HAM yang luar biasa besar, yakni penangkapan, penahanan, pembunuhan, manipulasi hak politik rakyat Papua, pelecehan seksual dan pelecehan kebudayaan dalam kurun waktu 6 tahun.
Tepat 14 Juli – 2 Agustus 1969, PEPERA dilakukan. Dari 809.337 orang Papua yang memiliki hak, hanya diwakili 1025 orang yang sebelumnya sudah dikarantina dan cuma 175 orang yang memberikan pendapat. Musyawarah untuk Mufakat melegitimasi Indonesia untuk melaksanakan PEPERA yang tidak demokratis, penuh teror, intimidasi dan manipulasi serta adanya pelanggaran HAM berat.
 
Dari 1.025 orang utusan dalam DMP yang sebelumnya sudah dikarantina, cuma 175 orang yang memberikan pendapat (secara lisan). Sudah dapat ditebak hasilnya, PEPERA berhasil dimenangkan oleh Indonesia dengan suara mutlak. Fakta ini menunjukan bahwa proses pelaksanaan PEPERA 1969 adalah ilegal, penuh rekayasa dan tidak demokratis.
Maka dalam peringatan 47 tahun PEPERA yang tidak demokratis, Aliansi Mahasiswa Papua [AMP] Megajak seluruh kawan-kawan mahasiswa Papua untuk dapat melibatkan diri dalam aksi damai yang akan Dilakukan Pada;

Hari/Tgl : Selasa, 02 Agustus 2016
Tempat : Serentak Di Setiap Komite Kota Aliansi Mahasiswa Papua [KK-AMP]

Demikian seruan aski ini kami buat, atas partisipasi seluruh kawan-kawan mahasiswa Papua sebagai bentuk pegabdian kami kepada rakyat dan Tanah air Papua, kami ucapkan Jabat Erat.

Colonial Land,30 Juli 2016 (Komite Pusat Aliansi Mahasiswa Papua [KP-AMP])
 
 
 kribo.com

 

 

 
 
 

Ini Seruan AMP Peringati HUT Proklamasi Papua

Pada 1 Juli 2016 bertepatan dengan HUT Proklamasi Papua yang ke 54, Aliansi Mahasiswa Papua akan melaksakan aksi dalam memperingati HUT Proklamasi tersebut sebagaimana dimuat didalam seruan umum yang dikeluarkan oleh Komite Pusat Aliansi Mahasiswa Papua.

Dibawah ini isi seruan Aksi Nasonal Aliansi Mahasiswa Papua:

SERUAN UMUM...!
AKSI NASIONAL ALIANSI MAHASISWA PAPUA [AMP]

 "Peringatan 54 Tahun Proklamasi Kemerdekaan Papua Barat 1 Juli 1971"

Setelah wilayah Papua dimasukan secara paksa lewat 7operasi militer untuk menumpas berbagai gejolak perlawanan oleh rakyat Papua yang tidak menghendaki kehadiran Indonesia di Papua.

Dibawa bayang-bayang teror dan operasi militer yang dilakukan oleh mititer Indonesia di Papua, pada tanggal 1 Juli 1971 bertempat di Desa Waris, Numbay - Papua, dekat perbatasan PNG dikumandangkan “Proklamasi Kemerdekaan Papua Barat” oleh Brigjend Zeth Jafet Rumkorem selaku Presiden Papua Barat. Namun demikian, proklamasi tidak dapat melepaskan Papua dari cengkraman kekejaman dan kebrutalan kekuatan militer Indonesia yang sudah menguasai seluruh wilayah Papua.

Berbagai operasi militer terus dilancarkan oleh Indonesia untuk menumpas gerakan pro kemerdekaan rakyat Papua.

Pembungkaman terhadap ruang demokrasi semakin nyata dilakukan oleh aparat negara (TNI-Polri) dengan melarang adanya kebebasan berekspresi bagi rakyat Papua didepan umum serta penangkapan disertai penganiayaan terhadap aktivis-aktivis pro kemerdekaan Papua.

Maka, bertepatan dengan 45 Tahun Proklamasi Kemerdekaan Bangsa Papua, Aliansi Mahasiswa Papua [AMP] mengajak seluruh kawan-kawan Mahasiswa Papua yang berada di seluruh Pulau Jawa dan Bali untuk turut serta dalam aksi demonstrasi yang akan dilaksanakan pada;

Hari/Tgl; Jumat, 1Juli 2016
Tempat; Serentak Di setiap Komite Kota
Waktu; Setempat

Demikian seruan aksi ini kami buat, atas partisipasi seluruh Kawan-kawan Mahasiswa Papua  kami ucapkan jabat erat!

Komite Pusat Aliansi Mahasiswa Papua
[KP-AMP]

www.AMPnews.org


Sumber Dari: http://www.anginselatan.com/2016/06/ini-seruan-amp-peringati-hut-proklamasi.html#ixzz4CyZhuwLs




Passing Grade Universitas Papua (UNIPA) 2016

Passing Grade UNIPA 2016 - Aura persaingan masuk ke perguruan tinggi sudah semakin terasa, apalagi persaingan untuk masuk ke perguruan tinggi negeri. Apakah kamu salah satu orang yang siap bersaing dengan puluhan ribu calon mahasiswa lain untuk masuk ke PTN yang kamu impikan? Jika iya, maka kamu harus mempunyai strategi jitu agar tidak salah siasat. Salah satunya adalah dengan mencari peluang melalui passing grade jurusan PTN yang kamu incar. Dipostingan kali ini admin bakal ngasih info passing grade untuk kamu yang berminat masuk ke  Universitas Papua.
Logo UNIPA

Universitas Papua atau disingkat menjadi Unipa terletak di Jalan Gunung Salju, Amban Kota Manokwari, Papua. Universitas ini dulunya bernama Universitas Negeri Papua. Pergantian nama ini berdasarkan  Peraturan presiden no. 155 tahun 2014. Unipa didirikan tanggal 3 November 2000. Unipa merupakan perkembangan dari Universitas Cenderawasih. Saat ini, Unipa memiliki tiga kampus unggulan di Provinsi Papua Barat.
Passing grade adalah batas nilai minimal yang dipakai sebagai salah satu acuan untuk memilih jurusan di suatu universitas. Umumnya passing grade tidak bisa dipatok secara pasti sebab passing grade timbul dari nilai-nilai pesaing yang memperebutkan jurusan tersebut dan selalu berubah setiap tahunnya. Meskipun begitu, passing grade dapat diprediksi dengan melihat daya tampung dan kuota yang diterima serta tingkat keketatan persaingan tahun sebelumnya. Nilai dari passing grade biasanya dinyatakan dalam bentuk persen. Untuk rata-rata passing grade biasanya berkisar 40-50 %. Jika passing grade kurang dari 40 %, maka dapat disimpulkan bahwa persaingannya relatif mudah.

#Passing grade Unipa jurusan IPA (Saintek) 2016

Kode    Program Studi    Passing Grade      
961121    Manajemen Sumberdaya Perairan    20 , 68%      
961135    Ilmu Kelautan    21 , 67%      
961236    Kehutanan    21 , 17%      
961222    Peternakan    21 , 91%      
961165    Matematika    21 , 06%      
961173    Fisika    21 , 83%      
961181    Biologi    23 , 46%      
961195    Kimia    19 , 67%      
961206    Agribisnis    21 , 33%      
961214    Agroteknologi    20 , 65%      
961105    Tek Hasil Pertanian    20 , 11%      
961121    Manajemen Sumberdaya Perairan    20 , 68%      
961135    Ilmu Kelautan    21 , 67%    

#Passing grade Unipa jurusan IPS (Soshum) 2016

Kode    Jurusan    Passing grade      
962012    Ekonomi Pembangunan    25,62%      
962026    Bahasa dan Sastra Inggris    23,61%   

Demikian info passing grade Unipa ini admin sampaikan, untuk info lebih lanjut kunjungi website resmi Unipa di http://www.unipa.ac.id dan website resmi SBMPTN di www.sbmptn.or.id. 
 
 

Tiga Website Tentara Papua Dihacker

Website resmi milik Tentara Pembebasan Nasional
Website resmi milik Tentara Pembebasan Nasional - Papua Barat (TPN-PB) yang selalu mengupdate berita-berita dan kegiatan seputar kegiatan militer Papua ini ternyata sudah diambil alih oleh pihak lawan. Perang dunia maya (Hacker) terjadi juga. Akibatnya situs resmi sudah di hacker, admin sudah tidak bisa mengakses untuk muat berita, seperti diinformasikan oleh komnas TPNPB melalui halaman facebooknya.

Website resmi yang dihack bukan satu tetapi sudah tiga demikian disampaikan admin komnas TPNPB seperti termuat dibawah ini:

Situs Resmi TPNPB yang telah blokir:
www.wpnla.net  
www.komnas-tpnpb.net
www.komnastpnpb.net

Tiga nama domain web TPNB diatas telah dihacker oleh Indonesia. Web ini paspor dibobol oleh hacker maka admin TPNPB tidak bisa digunakan lagi untuk posting berita, walaupun websitenya aktif. Pemblokiran terjadi 2014 dan 2015. Sementara sedang uapayakan untuk atur ulang website dengan keamanan yang aman.

Karena itu, Informasi tentang TPNPB tetap akan update melalui halaman facebook KOMNAS-TPNPB ini adalah berita resmi oleh TPNPB.

Kami memberitahukan ini karena, banyak pengunjung mempertanyakan tentang status berita, pada halaman facrbook ini. Pada website tidak bisa dimuat lagi karena diblokir hacker.

Terima kasih, harap maklum, 
Salam Revolusi!

Sumber: admin WPNLA

 http://phaul-heger.blogspot.co.id/2016/01/tiga-website-tentara-papua-dihacker.html


Parade Seni Tari & Budaya Papua Barat 17 Mei 2015

JAKARTA, Infocarfreeday.net
Dalam rangka menyambut HUT Provinsi Papua Barat ke-16 pada tanggal 12 Oktober 2015, Kantor Perwakilan Papua Barat di Jakarta akan mengadakan kegiatan promosi Seni & Budaya Papua Barat 2015 dengan tema “Dari Papua Barat Untukmu Indonesiaku” dalam bentuk Parade dan Festival Seni Tari & Budaya Papua Barat 2015.

Lokasi: Car Free Day Jakarta Bundaran HI
Waktu: Minggu, 17 Mei 2015, mulai pukul 06.00 Wib

Call Center Infocarfreeday.net: 021-90602020

http://infocarfreeday.net/parade-seni-tari-budaya-papua-barat-17-mei-2015/

Solidaritas Peduli Rakyat Papua (SPRP) Bandung Jawa Barat

Salam Demokrasi !
Foto aksi di Bandung@
Bandung - Solidaritas Peduli Rakyat Papua (SPRP) Bandung Jawa Barat untuk menyikapi Situasi .95 Orang Meninggal di Kabupaten Tambrauw Provinsi Papua Barat dan 61 Orang Meninggal Kabupaten Yhukimo Provinsi Papua.

Saat ini, Serangan wabah dan kelaparan terjadi di Provinsi Papua barat (Kabupaten Tambrauw, Distrik Kwor, Kampung Jocjoker, Kosefo, Baddei, Sukuwes dan Krisnos) menyebabkan kematian 95 warga dan ratusan warga menderita sakit . Dan di Provinsi Papua (Kabupaten Yahukimo di distrik Kurima, distrik Muge, dan Distrik Samnage) menyebabkan kematian 61 warga dan ratusan warga menderita sakit dan hingga kini belum mendapatkan penanganan cepat oleh pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. 

Maka itu kami dari Solidaritas Peduli Rakyat Papua (SPRP) Bandung Jawa Barat menggundang Seluruh Pagujuban atau Korwil  dan gerakan pro demokrasi di indonesia khususnya di Wilaya Kota Bandung Jawa Barat  untuk menekan pemerintah daerah di Papua hingga pemerintah pusat agar segera memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat Papua !

Untuk itu, Solidaritas Peduli Rakyat Papua (SPRP)  Bandung Jawa Barat mengundang kawan-kawan dalam Diskusi dan Konsolidasi untuk Rakyat Papua.

Hari                 : Senin 15 April 2013
Tempat          : Sekretariat IMASEPA Belakang UNLA, Jl.Karapitan-Gang Melong Kidul ,No. 27.
Jam                 : 15.00

No HP Nama , Jekson,Ikomou 081223230842, Risal,Jigibalom 081312521650, Wenas Kobogau 082121657723.

Solidaritas Peduli Rakyat Papua (SPRP)

UNDANGAN KONSER REGGAE LABEWA

wa...wa...wa...wa..wa...wa...wa..
yaman,...yaman,,,,yaman,,,,,
woiyo,,,,,woiyo,,,woiyo...

kepada semua teman-teman pecinta music Reggae yang berada di kota study jayapura dan lainya bahwa, kami Teman-teman LABEWA (Lahir Besar Di Wamena ) akan mengadakan KONSER REGGAE NIGHT di Lapangan Trikora P. Bulan.


Bagi teman-teman yang berminat untuk mengexpresikan kemampuandan bakat kalian di bidang music Reggae.


 konser Reggae Night LABEWA (Lahir Besar Di Wamena ) akan di adakan selama 3 hari yaitu tanggal 6-8 Desember 2012

Tong Teman-teman Labewa tunggu kam punya nyali bro, sister, adik kaka, ayo gabung tong Reggae-regae bersama di lapanagn Trikora kam tra gabung kam rugi zx..........!!!


wa,,,wa,,,,,wa,,,,wa,,,wa,,,,,wa,,


BY, PUBDEKDOK (WETEX)

Membasmi Aktivis Papua, Pemerintah RI Terapkan Sisten “Operasi Gerilya”

Pengakuan Anggota TNI Terhadap Fanny Kogoya

Presiden RI, Susilo Bambang Yudohyona – Boediono Menerapkan Sistem “Operasi Gerilya” di Papua


Jayapura,(Eminews)– Pada hari Rabu, tanggal 23/10/2012 Pukul 15.20 Waktu West Papua, bertepatan pada demonstrasi Nasional KNPB di seluruh Tanah Papua Barat, Saya (FK) bertemu salah seorang anggota TNI yang bertugas di Papua. Anggota TNI yang tidak mau disebutkan nama dan inisialnya tetapi anggota TNI tersebut bersedia menyebutkan status pekerjaannya sebagai seorang anggota TNI di salah satu wilayah di Papua.

Anggota TNI tersebut memberi sejumlah informasi tentang strategi Negara Indonesia ( Militer Indonesia) untuk menghabiskan sejumlah pejuang dan juga orang asli West Papua yang ada di Rimba/Hutan, di Kota-kota, Kampung-kampung dan juga yang berada dimana saja termasuk yang berada di Luar Negeri.



Menurut anggota TNI tersebut bahwa rencana Negara Indonesia untuk menghabiskan seluruh pejuang dan juga manusia West Papua tanpa terkecuali dengan menggunakan berbagai strategi operasi yaitu dari sejak Integrasi West Papua ke NKRI pada tahun 1960 atau setelah melaksanakan PEPERA 1969 di West Papua.

Menurut anggota TNI tersebut bahwa kalau dahulu tahun 1960an – 2000 an sebelum Susilo Bambang Yudoyono (SBY) menjadi Presiden Indonesia, Negara Indonesia (Militer Indonesia) melakukan operasi di Papua Barat dengan berbagai nama operasi yaitu: Operasi Wisnumurti I dan II ; Operasi Tumpas, Operasi Koteka, Operasi Sadar I-IV; Operasi Wibawa I-IV; Operasi Brata Yudha; Operasi Pasca Pembebasan Sandera Mapnduma; Operasi Penyisiran Masyarakat Sipil seperti Abepura 2000 dan Wasior 2001; serta beberapa Operasi Intelegent lainnya.

Sedangkan sekarang di Jaman atau masa kePresidenan Susilo Bambang Yudoyono (SBY)-Boediono telah mensahkan satu nama operasi untuk Papua Barat yaitu “OPERASI GERILYA”dengan Motto” HILANG JANGAN TANYA”. Motto ini berlaku bagi pelaku Operasi Gerilya (Densus 88, Kopasus, Intelegent, Pangdam, Polda) dan juga semua pihak yang sedang melaksanakan Operasi Gerilya di West Papua. HILANG JANGAN TANYA berarti jika pihak Densus 88, Kopasus, Intelegent, Pangdam, Polda hilang/dibunuh dalam melaksanakan operasi Gerilya oleh kelompok lain maka isteri dan anak mereka (D88, Kopasus, Intelegent, Polisi) adalah menjadi tanggungjawab Negara dan pemerintah Indonesia akan senantiasa memberikan jaminan kehidupan. HILANG JANGAN TANYA memiliki makna bahwa jika ada manusia Papua Barat yang hilang maka jangan tanya, karena penghilangan manusia Papua Barat yang dilakukan atas nama Negara adalah bagian dari KEHARUSAN D88 , KOPASUS dan Militer Indonesia demi NKRI.

OPERASI GERILYA sedang berlangsung atau diterapkan di West Papua dengan strategi kerja UMUM dan KHUSUS atau operasi DALAM dan LUAR.

Karakter Operasi Gerilya (OG) adalah West Papua sedang dipandang dan diposisikan sebagai wilayah/ daerah perang maka semua kekuatan perang Indonesia baik peralatan2 perang dan juga jumlah pasukan Militer Indonesia secara Organik maupun Non-Organik sudah dan sedang berada di seluruh Papua Barat dari Sorong sampai Samarai. Sehingga OG mempunyai karakter yang lebih keras adalah “KETEMU ORANG PAPUA BARAT LANGSUNG BABAT/BUNUH“ artinya: Tembak, Culik, Hilangkan, Tangkap dan siksa. Tindakan OG sedang berlaku bagi semua activist Papua Merdeka Seperti KNPB, Tokoh-tokoh Gereja seperti Pdt. Dr Benny Giay, Pdt Ndumma Socratez Sofyan Yoman, Pater Dr. Neles Tebay, Tokoh Adat, Pekerjaan LSM, Para Pengacara, Pecinta Lingkungan, Jurnalist Indepent, Tokoh Perempuan, dan semua orang Papua Barat bahkan kepada semua pegawai /pejabat Papua yang sedang bekerja sebagai Pekerja Indonesia.

Menurut TNI yang tidak mau disebutkan namanya itu bahwa pembunuhan Ketua I Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Musa Mako Tabuni pada tanggal 13 Juni 2012 adalah bagian dari Operasi Gerilya yang diperintahkan oleh Presiden SBY, Kepala BIN, Pangdam, MengkoPolhukam dan petinggi Indonesia lainnya kepada Densus 88 dan Kopasus serta Pangdam dan Polda Papua.

Menurut anggota TNI itu bahwa daerah pengamanan atau daerah darurat militer Indonesia untuk wilayah Jayapura adalah nomor 1 berlokasi di daerah Waena dan nomor 2 adalah daerah Kerom/Perbatasan PNG-Indonesia dan daerah 3 di kota Abe dan Daerah operasi 4 adalah Daerah Sentani, Jayapura kota dan Angkasa.

Menurut anggota TNI itu bahwa semua jaringan telpon/Telkom sudah diambil alih oleh seluruh pasukan D88. Pantauan sedang dilakukan dengan menggunakan peralatan canggih yang dibantu oleh Negara-Negara Luar. Penggunaan alat-alat penyadap itu akan dipakai oleh D88 sama seperti penanganan terorisme di Jawa-Bali atau di dunia lain. Sehingga komunikasi semua orang Papua Barat dalam pantauan militer Indonesia.

Anggota TNI tersebut juga mengatakan bahwa D88 dan Kopasus juga telah membagikan alat-alat canggih/alat penyadap seperti bolpen, jam tangan, kaca mata, tape record, dan beberapa alat lain kepada orang Papua Barat yang menjadi Barisan Merah putih atau milisi Indonesia atau menyamar menjadi seperti aktivis HAM untuk bergabung dengan kelompok-kelompok pro Kemerdekaan dan menyadap semua informasi ditempat-tempat rapat/pertemuan-pertemuan. Propagganda intelegent atau perekrutan mahasiswa/pemuda Papua Barat ini adalah untuk menciptakan politik adu domba (devide et impera).

Menurut anggota TNI itu bahwa semua komando operasi di Papua Barat saat ini sudah diambil alih oleh pihak Densus 88 dan juga pihak Kopasus Indonesia, dan selain pihak Densus 88 dan Kopasus pihak TNI dan Polri di Papua juga telah membentuk nama Tim khusus dengan masing-masing kesatuan.

Anggota TNI itu juga menjelaskan bahwa Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Susilo Bambang Yudoyono-Boediono dengan perangkatnya MengkoPolhukam, Paglima, Kapolri, Kepala BIN, Kepala Densus 88 saat ini telah mengirim sangat banyak Pasukan Non Organik (Intelegent) sebanyak 1000 untuk Kota Jayapura, dan kota/Kabupaten lain di Papua juga memiliki jumlah yang berbeda-beda. Pasukan Non organic 1000 ini tidak termasuk intel-intel resmi yang sudah berada di Papua sejak dulu melalui kesatuan masing-masing. Intel Non Organik yang baru dikirim ke Papua itu sedang bekerja di Papua dengan berbagai pekerjaan misalnya: Ada intel yang sedang menjadi tukang ojek disetiap pangkalan-pangkalan ojek, sopir-sopir taksi dalam kota dan juga sopir taksi Air port, penjual Voucher, penjual sayur menggunakan motor, penjual bakso di jalan2 , penjual es crim, penjual pakaian di jalan2 maupun di Pasar, penjual Garding antar rumah, pemulung sampah, tukang perbaiki sepatu antar rumah, tukang jual ikan dengan motor maupun di Pasar, menjual nasi goreng, menjual Nasi pakai tenda biru/pecel pada sore-malam hari, penjual rujak/buah-buah di jalan-jalan, tempat-tempat foto kopy, menjadi Mahasiswa baru di Kampus-kampus, menjadi koki di rumah-rumah makan, menjadi pekerja di Hotel-hotel, menjadi security di rumah sakit, penjual tiket di agent-agent pesat Udara maupun kapal Laut, menjadi wartawan di media cetak dan elektronik, penjual perhiasan atau cincin dan gelang dijalan-jalan, penjual balon-balon gas di tempat-tempat umum, penjual air gallon, penjaga tokoh di mall2, penjaga warung internet dan masih sangat banyak penyamaran para intelegent non organic di Jayapura secara khusus dan Papua secara umum.

Menurut TNI itu bahwa D88 juga telah memasang CCTV dibeberapa tempat di Kota Jayapura dan juga diseluruh Kota Kabupaten di Papua, misalnya di waena perumnas 3 di depan salah satu tokoh dekat pos polisi (di tempat Ketua KNPB I Musa Mako Tabuni ditembak) , pihak D88 dan Kopasus telah memasang CCTV. Selain itu disetiap warung-warung internet di Jayapura juga telah dipasang alat penyadap untuk deteksi setiap aktivistas para aktivis di warnet. Dan pihak operator /penjaga warnet di Jayapura atau kota lain di Papua telah kerjasama dengan pihak D88.

Menurut anggota TNI itu bahwa selain penambahan non organic, pasukan organic juga telah bertambah jumlah baik disetiap batalyon, korem, Zipur, Danramil dan juga dalam kesatuan kepolisian dengan jumlah yang sangat banyak.

Menurut anggota TNI bahwa para Densus 88 dan Kopasus yang sudah datang ke Papua itu mereka (D88 dan Kopasus) datang dari Jakarta dengan peralatan lengkap. Jadi mereka juga membawa mobil sangat banyak dari Jakarta, dan dalam mobil mereka sudah menyiapkan senjata/AK lipat dan densus 88 memasang antena (penyadap) GSP, sehingga hampir seluruh kota Jayapura baik di gang-gang/jalan-jalan sedang dikuasai oleh D88 dan juga Kopasus bersama pasukan gabungan lain yang berada di Papua.

Anggota TNI itu juga menjelaskan bahwa ada beberapa titik kumpul atau tempat tinggal Densus 88 dan Kopasus di kota Jayapura adalah di daerah Kerom, di Tanah Hitam (di belakang Multi Grosir ), di belakang terminal Ekspo Waena, di Sentani, dan di Angkasa. Di Ifar Gunung Sentani saat ini ada 2000 anggota TNI yang sedang mengikuti pelatihan /pendidikan militer.\

Setelah anggota TNI itu membagi semua informasi tentang Operasi Gerilya (OG) di Papua Barat, dia (TNI) mengatakan tentang kejahatan Negara yang sedang dialami oleh dirinya. Bahwa dirinya bersama teman-temannya(anggota TNI) yang berasal dari Papua Barat sering dianak tirikan /atau di nomor dua (2)kan oleh teman-teman anggota TNI non Papua /atau pimpinan (Komandan) mereka. Sekalipun mereka (TNI) sudah mengabdi sangat lama terhadap Negara Indonesia tetap dalam mendapat jabatan dan pangkat selalu dihambat dan tidak diprioritaskan.

Pengakuan TNI tersebut bahwa, Negara Indonesia bersama militernya seperti “anjing gila/layaknya seperti babi” karena mereka (militer/pemerintah Indonesia) telinga tuli, mata buta yang tidak pernah sadar atas kejahatan yang dibuat oleh mereka (militer Indonesia) terhadap orang West Papua. Sehingga kadang-kadang saya (TNI) sangat emosi/ marah sekali terhadap Negara Indonesia, tetapi karena saya (TNI) sehingga saya tidak bisa melawan, (TNI) dapat perintah dari komandan selalu siap laksanakan padahal semua hal yang saya (TNI) kerjakan adalah bertentangan dengan hati nurani. Jadi suatu ketika bangsa Indonesia ini akan mendapat hukuman besar dari bangsa-bangsa lain.

Menurut anggota TNI, saat ini banyak sekali dana/anggaran untuk Operasi Gerilya (OG) yang sudah dianggarkan oleh Pemerintah Indonesia. Dan kesatuan dari berbagai Tim juga telah dibentuk dengan tujuan mereka untuk berlomba-lomba menjadikan para aktivis Papua Merdeka seperti KNPB adalah sebagai terorisme /perakit Bom. Sehingga para aktivis diberi DPO dan juga target untuk dimusnahkan. Jadi sekarang OG ini juga bagian dari bisnis militer yang sangat besar.

TNI itu menambahkan bahwa mereka (D88, Kopasus dan pasukan lainnya) juga telah membuat jaringan masing-masing terhadap (orang Papua Asli) sebagai informan aktif. Informan ditawarkan harga/pembayaran per/sms senilai Rp 2.000.000. Jadi disetiap kehidupan orang Papua Barat hari ini sedang merajalelah aktivitas militer Indonesia.

TNI itu menambahkan bahwa FK sebaiknya potong rambut gimbal itu, dan juga pesan kepada kawan-kawan FK supaya potong rambut gimbal segera. Karena pihak D88 dan Kopasus tidak akan membiarkan kalian dengan rambut gimbal. Militer (D88 dan Kopasus) telah mengidentifikasi ciri-ciri kalian (FK dkk) yang berambut gimbal sebagai pemberontak/ Melawan Negara Indonesia, sehingga mereka bisa menculik, menembak kalian kapan saja.

PENGAKUAN TNI SELESAI !!!
Kepada seluruh kawan-kawan jaringan dan rakyat Tanah Papua

 Sumber: EMI News

Laporan : Bocoran Biodata Agen KOPASSUS di Port Numbay

LOGO KOPASSU
(FOTO: ILST/GOOGLE)
JAYAPURA -- Laporan yang berupa bocoran informasi Biodata Agen ini dibuat oleh Satuan Tugas Bantuan 5 Kopassus Pos I di Wilayah Kotaraja dan Abepura, Port Numbay. Daftar nama yang tercantum dalam laporan ini adalah mereka-mereka yang selalu memantau dan menginformasikan setiap aktivitas yang dilakukan oleh organisasi perlawanan di Papua yang berkaitan dengan Perjuangan Papua Merdeka kepada pihak Kopassus. Sehingga, kepada barang siapa yang mengetahui keberadaan orang-orang didalam Daftar Biodata Agen Kopassus ini untuk menginformasikan kepada mereka untuk berhati-hati. Semoga informasi ini dapat membantu kita untuk waspada dalam setiap aktivitas perjuangan dari pantauan musuh. Sekitan untuk saat ini, akan dikeluarkan "Daftar Agen" lain dalam waktu dekat.



SATGAS BAN – 5 / KOPASSUS
POS I / KOTARAJA
DAFTAR NAMA BIODATA AGEN
1.         NAMA : ABDUL M SYARIF
UMUR : 23 TAHUN
JENIS KELAMIN : LAKI-LAKI
ASAL DAERAH : BIAK
            PEKERJAAN : SWASTA
            AGAMA : ISLAM
STATUS : BUJANGAN
ISTRI : -
            ANAK : -
            ALAMAT : FURIA INDAH , KOTARAJA JALUR 6, RW X, RT 06.
            NO TELP : 085244705729
Catatan: Agen tersebut sangat potensial untuk mengikuti semu kegiatan dari Markus Haluk dan Buktar Tabuni.
2.          NAMA : IMRAN
             UMUR : 36 TAHUN
             JENIS KELAMIN : LAKI-LAKI
ASAL DAERAH : MAKASAR
            PEKERJAAN : WARTAWAN
            AGAMA : ISLAM
            STATUS : K - 03
ISTRI : CICA
            ANAK : 3 ORANG, ( MIFTAH, IYEM, FAIS )
            ALAMAT : PERUMAHAN PUSKOPAD , KOTARAJA DALAM.
NO TELP : 081344568777 
Catatan : Agen tersebut potensial dalam memberikan informasi daripada kelompok GSP/B.
3.          NAMA : JOHN MORRING
             UMUR : 23 TAHUN
             JENIS KELAMIN : LAKI-LAKI
 ASAL DAERAH : PADANG BULAN, ABEPURA
             PEKERJAAN : MAHASISWA
             AGAMA : KRISTEN
             STATUS : K - 01
 ISTRI :
             ANAK : 1 ORANG,
             ALAMAT : PERUMAHAN PUSKOPAD , KOTARAJA DALAM.
             NO TELP : 085254258871
Catatan: Agen tersebut potensial dalam memberikan informasi tentang gerakan daripada mahasiswa kampus.
4.         NAMA : ALFIUS
            UMUR : 31 TAHUN
            JENIS KELAMIN : LAKI-LAKI
ASAL DAERAH : ENTROP
            PEKERJAAN : WARTAWAN PACIFIK POST
            AGAMA : KRISTEN
            STATUS : K - 01
            ISTRI :
            ANAK : 1 ORANG,
            ALAMAT : Perumahan Bucen II, Entrop
            NO TELP : 085244491641
Catatan : Agen tersebut potensial dalam memberikan informasi tentang kegiatan-kegiatan jumpa pers dan demonstrasi-demonstrasi.
5.          NAMA : BUDIMAN
             UMUR : 25 TAHUN
             JENIS KELAMIN : LAKI-LAKI
 ASAL DAERAH : MAKASAR
             PEKERJAAN : SOPIR RENTAL PRIMA
             STATUS : BUJANGAN
             ISTRI : -
             ANAK : -
            ALAMAT : KOMPLEK BTN BAWAH, TANAH HITAM-ABEPURA.
NO TELP : 081344304011
Catatan : Agen tersebut sering menginformasikan kalau ada kelompok GSP yang menyewa mobil rental dan membicarakan tentang “M”.
6.          NAMA : CAHYO
             UMUR : 27 TAHUN
             JENIS KELAMIN : LAKI-LAKI
             ASAL DAERAH : PONOROGO, JATIM
             PEKERJAAN : KARYAWAN KONTER FLORENS
             STATUS : K-01
             ISTRI : ATIK
            ANAK : 1 ORANG (TESSA)
            ALAMAT : KOMPLEK BTN ATAS, TANAH HITAM-ABEPURA.
            NO TELP : 081344444419
Catatan : Agen tersebut sering membatu dalam hal pemberian nomor-nomor HP pembeli pulsa.
7.          NAMA : RUDI
             UMUR : 36 TAHUN
             JENIS KELAMIN : LAKI-LAKI
             ASAL DAERAH : KAMKEY, ABEPURA
             PEKERJAAN : PEGAWAI KEJAKSAAN
             STATUS : K-04
             ISTRI : -
            ANAK : 4 ORANG (HERU, OTONG, DESI,SOMAIL)
            ALAMAT : PERUMAHAN RUMAH SAKIT JIWA, KAMKEY TANAH HITAM, ABEPURA.
            NO TELP : 085254405356, (0967)586642
Catatan : Agen tersebut sering menginformasikan jikalau ada kejadian-kejadian yang sedang terjadi di sekitaran daerah Kotaraja dan sekitarnya.
8.         NAMA : EKO TEGUH IRIANTO
            UMUR : 25 TAHUN
            JENIS KELAMIN : LAKI-LAKI
            ASAL DAERAH : PATI
            PEKERJAAN : OJEK
            STATUS : K-01
            ISTRI : SUSMIATI
            ANAK : 1 ORANG (Y)NI KARTIKASARI)
            ALAMAT : KONTRAKAN DI PASAR LAMA, JALAN BARU TANAH HITAM, ABEPURA.
            NO TELP : 081344357197
Catatan : Agen tersebut sering memberikan informasi jikalau ada kejadian dan kegiatan yang ada di daerah Kotaraja dan sekitarnya.
9.          NAMA : IBU MASNI
             UMUR : 38 TAHUN
             JENIS KELAMIN : PEREMPUAN
             ASAL DAERAH : AMBON
             PEKERJAAN : KETUA SEKSI SENI DAN BUDAYA DISTRIK-ABEPURA.
            STATUS : K-02
            ISTRI : -
            ANAK : 2 ORANG
            ALAMAT : KOMPLEK BTN ATAS TANAH HITAM, ABEPURA.
            NO TELP : 08124882362
Catatan : Agen tersebut sering memberikan informasi jikalau ada kejadian dan kegiatan yang ada di daerah Kotaraja dan sekitarnya.
10.        NAMA : NAINGGOLAN
             UMUR : 38 TAHUN
             JENIS KELAMIN : LAKI-LAKI
             ASAL DAERAH : MEDAN
             PEKERJAAN : PEGAWAI PEMDA PAPUA.
             STATUS : K-02
             ISTRI : -
            ANAK : 2 ORANG (NIKO DAN HELENA)
            ALAMAT : KOMPLEK BINA MARGA TANAH HITAM, ABEPURA.
            NO TELP : 081344714063
Catatan : Agen tersebut sering memberikan informasi jikalau ada kejadian dan kegiatan yang ada di daerah Kotaraja dan sekitarnya.
Kotaraja, Oktober 2008
DAN POS
NUR WAHYUDI
LETTU INF NRP11010047840180



 
Copyright © 2013. RASUDO FM DOGIYAI - All Rights Reserved

Distributed By Free Blogger Templates | Lyrics | Songs.pk | Download Ringtones | HD Wallpapers For Mobile

Proudly powered by Blogger